02
Apr
garudaglobal.net — Presiden Iran Masoud Pezeshkian melakukan manuver diplomasi ekonomi melalui surat terbuka kepada rakyat Amerika Serikat pada Rabu, 1 April 2026. Langkah ini dirilis tepat saat pasar energi global mengalami guncangan hebat akibat blokade efektif Iran di Selat Hormuz yang memicu krisis suplai. Pezeshkian secara tajam menyoroti inefisiensi alokasi anggaran militer Amerika Serikat yang dianggap lebih melayani agenda geopolitik Israel dibanding ekonomi domestik. Ia menggugat transparansi kebijakan "America First" di tengah melonjaknya harga bensin nasional AS yang menembus angka kritis di atas 4 dolar per galon. Presiden Iran yang dikenal moderat ini memperingatkan bahwa biaya konfrontasi militer akan terus…
