17
Mei
garudaglobal.net — Ketegangan geopolitik antara Washington dan Beijing mencapai titik kritis baru setelah delegasi bisnis dan pemerintahan Amerika Serikat menerapkan pembersihan total perangkat komunikasi pada Jumat (15/5). Langkah defensif ini diambil guna meminimalisir risiko spionase industri dan pencurian kekayaan intelektual selama KTT dua hari di China. Insiden pembuangan lencana khusus dan gawai sementara di Bandara Capital Beijing mengonfirmasi tingginya biaya proteksi data dalam ekosistem bisnis modern. Realitas ini menjadi sinyal buruk bagi prospek pemulihan arus investasi teknologi tingkat tinggi di antara kedua raksasa ekonomi dunia tersebut. Keamanan siber kini bukan lagi sekadar urusan teknis, melainkan variabel utama dalam kalkulasi risiko…
