06
Apr
garudaglobal.net — Pemerintah Indonesia resmi mengimplementasikan kebijakan Work From Home (WFH) nasional mulai 1 April 2026 sebagai instrumen fiskal strategis untuk menekan defisit anggaran akibat lonjakan harga minyak global. Kebijakan ini memandatkan efisiensi energi lintas sektoral guna mengantisipasi volatilitas pasar energi di Timur Tengah. Pemerintah menargetkan pengurangan konsumsi BBM nasional hingga 20 persen melalui pembatasan mobilitas harian para abdi negara. Sektor publik kini bertransformasi menjadi katalis penghematan belanja BBM masyarakat yang diproyeksikan mencapai Rp59 triliun. Langkah ini merupakan respons teknokratis dalam menjaga stabilitas makroekonomi dari tekanan inflasi sektor transportasi. "Total potensi penghematan, termasuk subsidi BBM dalam APBN Rp6,2 triliun, mencapai…
