01
Apr
garudaglobal.net — Pemerintah Indonesia mengambil langkah taktis dalam merespons volatilitas harga minyak mentah Brent yang melonjak hingga US$115 per barel melalui kebijakan Work From Home (WFH) bagi ASN. Kebijakan yang efektif berlaku 1 April 2026 ini dirancang sebagai instrumen efisiensi fiskal untuk melindungi APBN dari pembengkakan subsidi energi. Keputusan strategis ini diproyeksikan mampu memangkas nilai impor nasional hingga Rp100 triliun per tahun serta memberikan penghematan subsidi BBM sebesar Rp15 triliun. Melalui Surat Edaran Mendagri Nomor 800.1.5/3349/SJ, pemerintah melakukan intervensi terhadap pola konsumsi energi di sektor publik guna menjaga stabilitas ekonomi makro. Efisiensi Operasional dan Penghematan Anggaran Menko Perekonomian Airlangga Hartarto…
