28
Agu
GarudaGlobal.net — Kesepakatan antara Aliansi Masyarakat Pati Bersatu dan pimpinan DPR RI terkait RUU Perampasan Aset memicu fragmentasi di internal massa aksi di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (27/8). Sejumlah elemen pengunjuk rasa menilai keputusan negosiasi AMPB diambil secara sepihak tanpa melibatkan konsensus meluas dari kelompok massa lain. Langkah perwakilan yang masuk ke gedung parlemen dinilai mengabaikan elemen aliansi pendukung seperti kelompok pengemudi daring dan perwakilan massa daerah. Melva Pardede, perwakilan kurir online asal Jakarta, menyuarakan kekecewaannya usai perwakilan aliansi keluar membawa berkas komitmen. "Kalian kalau datang lagi ke Jakarta, jangan harap orang Jakarta kawal kalian! Kecewa!," tegas Melva Pardede…
