15
Jun
garudaglobal.net — Penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 menghadapi sorotan tajam terkait aspek manajemen risiko pasca-adanya laporan satu peserta meninggal dunia dan puluhan lainnya dilarikan ke rumah sakit pada Minggu (14/6). Peristiwa fatal ini memicu desakan evaluasi menyeluruh terhadap standardisasi operasional dan mitigasi kedaruratan medis pada event olahraga skala internasional. Pihak panitia mengonfirmasi identitas korban dan menyampaikan pernyataan duka cita secara terbuka melalui saluran komunikasi digital publik. "Turut berduka cita atas meninggalnya Agus Putranadi (1997-2026) pada Minggu, 14 Juni 2026," rilis akun Instagram resmi BTN Jakim pada Senin (15/6). Analis Teknis Batas Waktu dan Tekanan Termal Kombinasi regulasi ketat…
