Ekonomi

IHSG Merosot ke Level Terendah 2026, Sektor Energi dan Bahan Baku Ambruk

IHSG Merosot ke Level Terendah 2026, Sektor Energi dan Bahan Baku Ambruk

garudaglobal.net — Tekanan jual masif melanda pasar modal domestik pada perdagangan Rabu siang, 20 Mei 2026, hingga menyeret IHSG ke level terendah baru tahun ini di posisi 6.282,15. Pada penutupan Sesi I, indeks acuan bursa melemah 1,49 persen ke level 6.275 akibat kejatuhan masif yang melanda sektor energi dan bahan baku secara bersamaan. Koreksi tajam pada dua sektor penopang bursa tersebut dipicu oleh aksi lepas aset portofolio oleh investor di tengah depresiasi rupiah yang menembus Rp17.730 per dolar AS. Penurunan indeks sektoral ini mencerminkan tingginya sensitivitas emiten komoditas terhadap fluktuasi nilai tukar dan biaya logistik global. Data perdagangan mencatat sektor…
Read More
Strategi Mitigasi Fiskal dan Energi RI Respons Eskalasi Timur Tengah

Strategi Mitigasi Fiskal dan Energi RI Respons Eskalasi Timur Tengah

garudaglobal.net — Pemerintah Indonesia merilis paket kebijakan responsif guna memitigasi risiko transmisi ekonomi akibat eskalasi militer di Timur Tengah yang telah mengerek harga minyak mentah Brent melampaui ambang batas USD 100 per barel. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa fokus utama kabinet saat ini adalah mengamankan rantai pasokan energi global, terutama di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi 20 persen minyak dunia. Gangguan pada jalur logistik ini diprediksi akan berdampak langsung pada biaya impor energi Indonesia, mengingat 20 persen kebutuhan minyak nasional terikat kontrak dengan Arab Saudi. "Kita belum tahu perang ini lama atau pendek. Yang mengkhawatirkan…
Read More
Sentralisasi Kebijakan Picu Fitch Ratings Pangkas Outlook Utang Indonesia

Sentralisasi Kebijakan Picu Fitch Ratings Pangkas Outlook Utang Indonesia

GarudaGlobal.net — Kredibilitas manajemen fiskal Indonesia kini berada di bawah pengawasan ketat pasar modal internasional. Lembaga pemeringkat Fitch Ratings secara resmi merevisi outlook peringkat utang jangka panjang mata uang asing Indonesia dari stabil menjadi negatif pada Rabu (4/3/2026). Meskipun mempertahankan peringkat pada level BBB (investment grade), Fitch menyoroti meningkatnya risiko ketidakpastian kebijakan di tengah tren sentralisasi kewenangan pembuatan kebijakan yang kian menguat dalam struktur pemerintahan baru. "Revisi outlook ini mencerminkan meningkatnya ketidakpastian kebijakan serta kekhawatiran mengenai terkikisnya konsistensi dan kredibilitas bauran kebijakan Indonesia di tengah meningkatnya sentralisasi kewenangan pembuatan kebijakan," tulis Fitch Ratings dalam pernyataan resminya tertanggal 4 Maret 2026.…
Read More
Indonesia Amankan Konsumsi Domestik Lewat Injeksi Stimulus Rp12,83 Triliun

Indonesia Amankan Konsumsi Domestik Lewat Injeksi Stimulus Rp12,83 Triliun

GarudaGlobal.net — Pemerintah Indonesia resmi mengaktifkan Paket Stimulus Ekonomi I-2026 senilai Rp12,83 triliun guna membentengi pertumbuhan ekonomi kuartal pertama dari ancaman pelemahan konsumsi. Injeksi likuiditas ini diumumkan di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026), dengan fokus utama pada efisiensi biaya transportasi dan penguatan jaring pengaman sosial menjelang periode Lebaran. Langkah counter-cyclical ini diambil untuk memastikan target pertumbuhan PDB di level 5,2 hingga 5,4 persen tetap dalam jangkauan. Dengan memfasilitasi mobilitas 154 juta lebih pemudik melalui diskon besar-besaran, pemerintah menargetkan akselerasi perputaran uang di sektor transportasi, perhotelan, hingga retail di berbagai daerah, yang diproyeksikan menjadi katalis utama ekonomi awal tahun. Menko Perekonomian…
Read More
Indonesia dan BRICS 2026: Dampaknya bagi Ekonomi dan Keseimbangan Global

Indonesia dan BRICS 2026: Dampaknya bagi Ekonomi dan Keseimbangan Global

garudaglobal.net - Keanggotaan Indonesia di BRICS membawa implikasi nyata bagi ekonomi nasional dan keseimbangan global. Menjelang BRICS 2026, posisi Indonesia tidak hanya relevan bagi kawasan, tetapi juga bagi konfigurasi kekuatan dunia yang tengah berubah. Perubahan tatanan global mendorong negara-negara untuk mencari jangkar baru. BRICS tumbuh sebagai salah satu poros alternatif. Indonesia masuk pada fase ketika forum ini semakin berpengaruh terhadap arsitektur ekonomi internasional. Dampak Ekonomi bagi Indonesia Dari sisi ekonomi, keanggotaan BRICS membuka akses pada sumber pembiayaan alternatif. New Development Bank (NDB) menjadi instrumen penting. Indonesia menyatakan komitmen kontribusi sebesar US$1 miliar sebagai bagian dari keanggotaan. Akses ini berpotensi mendukung…
Read More
IHSG Anjlok ke 7.904, Level Psikologis 8.000 Jebol!

IHSG Anjlok ke 7.904, Level Psikologis 8.000 Jebol!

garudaglobal.net - Lantai bursa Indonesia dilanda aksi jual ekstrem yang membuat IHSG anjlok hingga menembus level psikologis di bawah 8.000 pada Senin (2/2/2026). Indeks kehilangan lebih dari 410 poin dalam sekejap, mengabaikan proyeksi positif otoritas fiskal yang sebelumnya yakin pasar akan bergerak menguat. Pelemahan Tajam di Bawah Level Pembukaan IHSG membuka perdagangan awal pekan ini pada level 8.306, namun momentum positif tersebut langsung sirna hanya beberapa menit setelah bel pembukaan berbunyi. Tekanan jual yang merata di berbagai sektor memaksa indeks meluncur bebas tanpa perlawanan berarti dari sisi beli. Berdasarkan data RTI, tepat pukul 10.30 WIB, posisi indeks sudah berada di…
Read More
Ekonomi Indonesia 2025: Disiplin Fiskal dan Ekspansi Terukur

Ekonomi Indonesia 2025: Disiplin Fiskal dan Ekspansi Terukur

GarudaGlobal.net — Indonesia menutup 2025 dengan sinyal kuat pergeseran strategi ekonomi. Pemerintah mengedepankan disiplin fiskal, stabilitas keuangan, dan perluasan akses pasar global di tengah ketidakpastian eksternal. Kebijakan awal tahun mencerminkan arah tersebut. Pemerintah memberlakukan PPN 12 persen mulai 1 Januari 2025 sesuai Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Langkah ini menegaskan komitmen konsolidasi fiskal. Airlangga Hartarto menyebut kebijakan tersebut telah dirancang sebagai bagian strategi jangka menengah.
“Pemerintah secara resmi menaikkan tarif PPN menjadi 12 persen mulai 1 Januari 2025,” ujarnya dalam pernyataan resmi 2024. Presiden Prabowo Subianto menambahkan klarifikasi bahwa kebijakan bersifat terbatas.
“Kenaikan PPN hanya dikenakan terhadap barang dan jasa mewah,” kata Prabowo,…
Read More