20
Mei
garudaglobal.net — Tekanan jual masif melanda pasar modal domestik pada perdagangan Rabu siang, 20 Mei 2026, hingga menyeret IHSG ke level terendah baru tahun ini di posisi 6.282,15. Pada penutupan Sesi I, indeks acuan bursa melemah 1,49 persen ke level 6.275 akibat kejatuhan masif yang melanda sektor energi dan bahan baku secara bersamaan. Koreksi tajam pada dua sektor penopang bursa tersebut dipicu oleh aksi lepas aset portofolio oleh investor di tengah depresiasi rupiah yang menembus Rp17.730 per dolar AS. Penurunan indeks sektoral ini mencerminkan tingginya sensitivitas emiten komoditas terhadap fluktuasi nilai tukar dan biaya logistik global. Data perdagangan mencatat sektor…
