01
Apr
garudaglobal.net — Ketegangan geopolitik di Timur Tengah mencapai titik kritis bagi Indonesia menyusul gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan. Insiden fatal yang terjadi pada 29 dan 30 Maret 2026 ini merupakan kerugian personel terbesar bagi Kontingen Garuda sejak pengerahan perdana dua dekade silam. Serangkaian serangan militer Israel (IDF) yang menyasar posisi PBB di Adshit al-Qusayr dan konvoi logistik di Bani Hayyan telah memicu kecaman keras dari Jakarta. Pemerintah Indonesia mendesak adanya investigasi transparan untuk memastikan akuntabilitas atas jatuhnya korban jiwa di tengah eskalasi pertempuran aktif antara IDF dan kelompok Hezbollah. Eskalasi Militer di Jalur Litani…
