16
Mar
garudaglobal.net — Ketegangan geopolitik mencapai level kritis setelah Amerika Serikat menghancurkan 90 aset pertahanan di Pulau Kharg, titik tumpu utama ekspor energi Iran, pada 13 Maret 2026. Operasi ini secara langsung menekan urat nadi ekonomi Teheran yang menggantungkan 95 persen distribusi minyak mentahnya pada terminal air dalam tersebut. Investor global kini memantau ketat potensi gangguan pasokan, mengingat Pulau Kharg adalah satu-satunya fasilitas yang mampu melayani 10 supertanker VLCC secara simultan. Dengan estimasi pendapatan tahunan mencapai USD 78 miliar, kelumpuhan operasional di pulau ini akan menciptakan defisit neraca perdagangan yang masif bagi Iran. Kalkulasi Risiko dan Strategi Korporasi Fasilitas di pulau…
