Perkebunan Sawit

Sentralisasi Ekspor Sawit Hambat Rantai Pasok dan Kepercayaan Global

Sentralisasi Ekspor Sawit Hambat Rantai Pasok dan Kepercayaan Global

garudaglobal.net — Kebijakan sentralisasi perdagangan melalui penunjukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia sebagai BUMN eksportir tunggal memicu guncangan pasar logistik global dan menekan harga minyak sawit mentah (CPO) di bursa berjangka nasional sejak Rabu, 20 Mei 2026. Langkah proteksionisme ini langsung direspons dengan aksi korporasi defensif dari para pembeli internasional. Reputasi kepastian pengiriman yang dibangun sektor swasta kini menghadapi ketidakpastian. Eksosistem ekspor yang rigid tanpa mitigasi manajemen risiko yang matang berpotensi merusak hubungan dagang jangka panjang. Buyer global mulai mengalihkan kontrak pembelian ke komoditas substitusi. Buyer internasional membeli bukan hanya karena barang tersedia, tetapi karena adanya kepastian pengiriman, kualitas, pembiayaan, manajemen…
Read More
Skandal Under-Invoicing CPO: Kebocoran Devisa US$908 Miliar dan Strategi Trader Tunggal

Skandal Under-Invoicing CPO: Kebocoran Devisa US$908 Miliar dan Strategi Trader Tunggal

garudaglobal.net — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membongkar skandal manipulasi faktur dagang (under invoicing) yang melibatkan 10 korporasi sawit skala besar saat menghadap Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (21/5/2026). Praktik ini mengancam stabilitas makroekonomi nasional. Kemenkeu menemukan indikasi penyusutan pendapatan domestik secara masif melalui skema *transfer pricing*. Berdasarkan hasil uji petik acak pada tiga pengapalan, korporasi secara sengaja menekan harga jual di dalam negeri untuk menghindari kewajiban pajak. Managing Director Stakeholders Management and Communication Danantara, Rohan Hafas, menjelaskan dalam konferensi pers pada Rabu (20/5/2026) bahwa dana hasil ekspor tersebut dialihkan ke *shell company* di luar…
Read More
Energi, Sawit, dan Risiko Papua

Energi, Sawit, dan Risiko Papua

GarudaGlobal.net — Dorongan Presiden Prabowo Subianto untuk mengembangkan sawit di Papua menempatkan Indonesia pada persimpangan strategis antara ketahanan energi dan risiko lingkungan jangka panjang. Dalam Rapat Percepatan Pembangunan Papua di Istana Negara, Senin (16/12/2025), Prabowo menyebut Papua memiliki potensi lahan luas untuk sawit, tebu, dan singkong sebagai bahan baku energi alternatif nasional. Langkah ini dinilai pemerintah penting untuk menekan impor BBM dan beban subsidi. Namun, pernyataan tersebut kembali dikaitkan dengan ucapan Prabowo dalam Musrenbangnas RPJMN 2025–2029 pada 30 Desember 2024: “Jangan takut dengan deforestasi. Kelapa sawit itu pohon.” Organisasi lingkungan menilai pendekatan tersebut mengabaikan risiko struktural. WALHI menyatakan perluasan sawit…
Read More
Kritik Menguat Usai Banjir Sumatera: Ahli Nyatakan Sawit Tidak Setara dengan Hutan

Kritik Menguat Usai Banjir Sumatera: Ahli Nyatakan Sawit Tidak Setara dengan Hutan

GarudaGlobal.net — Gelombang banjir bandang di Sumatera Bagian Utara akhir November 2025 kembali memunculkan perdebatan mengenai peran deforestasi. Setelah Presiden Prabowo Subianto dalam Musrenbang 30 Desember 2024 menyebut kelapa sawit sebagai pohon dan mempertanyakan tudingan deforestasi, kini para ahli menyampaikan kritik tajam. Wong Ee Lynn, kontributor National Geographic Indonesia, menjelaskan bahwa hutan alam tidak sama dengan kebun monokultur. “Perkebunan monokultur harus menggunakan herbisida, insektisida, dan pupuk sintetis dalam jumlah besar,” tulisnya. Ia menilai sistem tersebut merusak kesuburan tanah dan menurunkan kualitas ekosistem. Kerusakan tanah sering terjadi setelah tanaman penutup hilang. Lynn menyebut kondisi itu membuat erosi meningkat karena lapisan organik…
Read More