Nasional

Busyro: Korupsi SDA Cerminan State Capture di Indonesia

Busyro: Korupsi SDA Cerminan State Capture di Indonesia

GarudaGlobal.net — Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, M. Busyro Muqoddas, menyebut korupsi sumber daya alam (SDA) sebagai indikasi kuat terjadinya state capture corruption dalam sistem politik Indonesia. Dalam konferensi pers di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (19/12/2025), Busyro menegaskan bahwa kebijakan pembangunan yang merusak lingkungan tidak bisa dilepaskan dari relasi kuasa antara elite politik dan pemodal. “Korupsi sumber daya alam merupakan produk dari sistem politik yang memungkinkan kebijakan negara dibajak oleh kepentingan modal,” kata Busyro. Ia menilai desain politik yang lemah dalam transparansi dan akuntabilitas menciptakan ketergantungan struktural elite pada sumber pendanaan privat. Dampak terhadap Lingkungan dan Stabilitas Sosial Ketergantungan tersebut, menurut…
Read More
KPK Perkuat Penyidikan Kuota Haji 2024

KPK Perkuat Penyidikan Kuota Haji 2024

GarudaGlobal.net — Lembaga antirasuah Indonesia memperketat penyelidikan dugaan korupsi terkait kuota haji tambahan 2024. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan kembali memanggil mantan staf khusus Menteri Agama, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, serta pemilik travel Maktour, Fuad Hasan Masyur. Langkah ini menyusul pemeriksaan maraton pada Selasa, 16 Desember 2025, ketika mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dikonfrontir dengan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penyidik menegaskan kembali estimasi kerugian negara yang melampaui Rp1 triliun. “Kami akan melakukan pemanggilan lanjutan untuk melengkapi informasi yang telah dihimpun dalam pemeriksaan sebelumnya,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada Rabu (17/12/2025). Perluasan Kerangka Perkara…
Read More
KPK Uji Dugaan Korupsi Whoosh di Tahap Awal

KPK Uji Dugaan Korupsi Whoosh di Tahap Awal

GarudaGlobal.net — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penanganan dugaan penyimpangan dalam proyek kereta cepat Jakarta–Bandung, Whoosh, masih berada pada tahap penyelidikan hingga pertengahan Desember 2025. Pada tahap ini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dan belum dilakukan penghitungan kerugian negara, sehingga perkara tersebut masih dalam tahap penelaahan awal secara hukum. Pengadaan Lahan Jadi Fokus KPK menegaskan bahwa penyelidikan tidak menyasar operasional kereta cepat. Fokus pemeriksaan diarahkan pada proses pengadaan dan pembebasan lahan di sepanjang koridor proyek. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, pada Oktober 2025 menyatakan penyidik tengah menelaah indikasi adanya pembelian kembali lahan milik…
Read More
Banjir Sumbagut Tewaskan 1.053 Orang, Operasi SAR Masih Berlangsung

Banjir Sumbagut Tewaskan 1.053 Orang, Operasi SAR Masih Berlangsung

GarudaGlobal.net — Bencana banjir bandang dan longsor di Sumatera bagian utara telah menewaskan 1.053 orang hingga Rabu dini hari, 17 Desember 2025, menurut data terbaru Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Laporan BNPB mencakup tiga provinsi utama terdampak: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Aceh mencatat korban meninggal terbanyak dengan 449 jiwa, diikuti Sumatera Utara 360 jiwa dan Sumatera Barat 244 jiwa. Penemuan Terbaru dan Korban Hilang BNPB melaporkan jumlah korban hilang kini tersisa 200 orang. Penurunan ini terjadi seiring temuan jenazah terbaru di lapangan. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan bahwa pada 16 Desember 2025,…
Read More
KPK Periksa Yaqut Hampir Sembilan Jam Selidiki Penyelenggaraan Haji 2024

KPK Periksa Yaqut Hampir Sembilan Jam Selidiki Penyelenggaraan Haji 2024

GarudaGlobal.net — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas selama sekitar delapan jam terkait dugaan korupsi pengelolaan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji 2024, Selasa (16/12/2025). Pemeriksaan berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Yaqut tiba menjelang siang dan meninggalkan gedung KPK pada malam hari, sekitar pukul 20.13 WIB. Ia tidak memberikan penjelasan mengenai substansi pemeriksaan. “Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik,” kata Yaqut singkat, seraya meminta wartawan mengonfirmasi materi pemeriksaan kepada KPK. Audit dan Penelusuran Dana Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan, penyidik menelusuri dugaan aliran dana dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus kepada oknum di Kementerian…
Read More
Prabowo Minta Respons Nyata, Bukan Seremoni Bencana

Prabowo Minta Respons Nyata, Bukan Seremoni Bencana

GarudaGlobal.net — Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran kabinet memastikan respons bencana dijalankan melalui kerja nyata, bukan pendekatan seremonial. Pernyataan itu ia sampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2025). Prabowo mengkritik kunjungan pejabat ke lokasi bencana yang tidak diikuti langkah operasional yang berdampak langsung bagi warga di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. “Saya mohon jangan pejabat-pejabat, tokoh-tokoh datang ke daerah bencana hanya untuk foto-foto dan dianggap hadir,” ujar Prabowo. Ujian Kapasitas Negara
Menurut Prabowo, bencana merupakan ujian kapasitas negara dalam mengambil keputusan cepat dan mengoordinasikan sumber daya lintas sektor. Ia menolak praktik yang disebutnya sebagai “wisata…
Read More
KPK Panggil Yaqut, Hitung Kerugian Haji di Atas Rp1 T

KPK Panggil Yaqut, Hitung Kerugian Haji di Atas Rp1 T

GarudaGlobal.net — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan ulang terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas pekan ini dalam penyidikan dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024. Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan surat panggilan telah dikirim sejak pekan lalu.
“Kemungkinan di minggu ini,” ujarnya, Senin (25/12/2025). Fokus pemeriksaan diarahkan pada finalisasi perhitungan kerugian negara dan verifikasi barang bukti hasil pemeriksaan lapangan di Arab Saudi. Jadwal pemeriksaan akan diumumkan oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo pada hari pelaksanaan. Penyidik akan mengonfrontasikan temuan tersebut dengan keterangan Yaqut yang menyebut penggunaan diskresi karena keterbatasan kapasitas Mina. KPK menegaskan seluruh…
Read More
Banjir Sumatera: 1.006 Korban Jiwa, Infrastruktur Jadi Fokus

Banjir Sumatera: 1.006 Korban Jiwa, Infrastruktur Jadi Fokus

GarudaGlobal.net — Bencana banjir dan longsor di Sumatera menelan 1.006 korban jiwa hingga Minggu, 14 Desember 2025. BNPB juga mencatat 217 orang masih hilang dan 586.666 warga mengungsi di tiga provinsi terdampak: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kepala Pusat Data BNPB Abdul Muhari menyatakan angka tersebut telah diverifikasi secara menyeluruh. “Pemutakhiran data dilakukan bersama pemerintah daerah dan tim lapangan,” kata Abdul Muhari, Sabtu (13/12/2025). Aceh mencatat korban meninggal tertinggi, disusul Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Dampak terbesar berasal dari kerusakan infrastruktur transportasi dan permukiman. Pemerintah daerah memperpanjang status tanggap darurat untuk menjaga kelangsungan operasi kemanusiaan. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi…
Read More
Siklon Bakung Dorong Risiko Gelombang, Sektor Maritim Diminta Siaga

Siklon Bakung Dorong Risiko Gelombang, Sektor Maritim Diminta Siaga

GarudaGlobal.net — BMKG mengonfirmasi Bibit Siklon 91S di Samudra Hindia barat daya Lampung telah berkembang menjadi Siklon Tropis Bakung pada Jumat, 12 Desember 2025 pukul 19.00 WIB. Sistem mencatat angin maksimum 35 knot (sekitar 65 km/jam) dan tekanan 1.000 hPa. Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyebut Bakung bergerak ke barat daya dan menjauhi Indonesia, namun BMKG tetap memperkirakan dampak tidak langsung terhadap cuaca dan kondisi laut dalam 1–2 hari. “BMKG telah menyampaikan peringatan dini secara bertahap dan berkelanjutan kepada masyarakat serta sektor terkait,” kata Faisal dalam konferensi pers Bibit 91S dan 93S, Jumat, 12 Desember 2025. Outlook 24 Jam: Penguatan…
Read More

Audit BPK Perkuat Tekanan Hukum Kasus Kuota Haji

GarudaGlobal.net — Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas penyelenggaraan ibadah haji 2024 mempertebal tekanan hukum dalam kasus kuota haji nasional. Ahli Hukum Pidana Universitas Bung Karno Hudi Yusuf menyatakan temuan audit telah memenuhi standar bukti utama. Fokus utama audit adalah pengisian kuota 4.531 jemaah yang tidak sesuai ketentuan. BPK mencatat dampak finansial langsung sebesar Rp596,88 miliar terhadap pembiayaan haji. “Hasil audit ini sudah cukup untuk menopang penetapan tersangka,” kata Hudi, Rabu (10/12/2025). Ia menilai langkah KPK yang belum menetapkan tersangka perlu segera dipercepat, mengingat pencegahan ke luar negeri terhadap pihak terkait telah berlaku. Risk Governance Haji Dalam IHPS Semester I-2025,…
Read More