Internasional

Market Shock: Selat Hormuz Terblokade, Minyak WTI Tembus US$81

Market Shock: Selat Hormuz Terblokade, Minyak WTI Tembus US$81

garudaglobal.net — Pasar komoditas energi dunia mengalami guncangan hebat (market shock) setelah penutupan Selat Hormuz oleh Iran memicu lonjakan harga minyak mentah secara signifikan pada awal Maret 2026. Data perdagangan pada 3 Maret 2026 menunjukkan kenaikan yang agresif, di mana West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di level US$81,05 per barel, naik sebesar 3,64 persen. Sementara itu, Brent Crude mencatatkan kenaikan hingga 4 persen pada level US$78,83 per barel. Eskalasi militer pasca serangan AS-Israel ke Teheran menjadi faktor fundamental utama yang mengganggu stabilitas pasokan energi dunia, mengingat Selat Hormuz menyumbang distribusi 20 persen minyak global. Disrupsi Suplai Global dan Tekanan Fiskal…
Read More
Tekanan Militer AS-Israel dan Tantangan Warisan Ayatollah Khomeini

Tekanan Militer AS-Israel dan Tantangan Warisan Ayatollah Khomeini

garudaglobal.net - Serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel mengguncang struktur pemerintahan Iran setelah wafatnya Ali Khamenei, penerus langsung ayatollah khomeini. Serangan ini menimbulkan kerentanan strategis dan menimbulkan pertanyaan: apakah negara yang dibangun khomeini memiliki fondasi cukup kuat untuk bertahan dari tekanan militer langsung dan serangan terhadap pusat-pusat kekuasaan? Serangan dan Respons Iran Target serangan mencakup kantor Khamenei, pangkalan militer, serta fasilitas komando dan pengendalian. Imbasnya, rakyat Iran merasakan ketidakpastian dan kekhawatiran terhadap stabilitas internal. Di sisi lain, pemerintah segera merespons dengan peluncuran misil dan drone ke sasaran militer AS dan Israel di wilayah regional. Ini menunjukkan bahwa sistem pertahanan dan…
Read More
Eskalasi Donald Trump terhadap Iran Ubah Stabilitas Kawasan Israel

Eskalasi Donald Trump terhadap Iran Ubah Stabilitas Kawasan Israel

garudaglobal.net - Eskalasi kebijakan Donald Trump terhadap Iran tidak hanya memperbesar risiko konflik militer, tetapi juga mulai mengubah keseimbangan stabilitas kawasan yang selama ini menjadi fondasi keamanan Israel dan arsitektur geopolitik Timur Tengah. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa dinamika regional kini bergerak menuju fase restrukturisasi keamanan yang lebih luas. Peningkatan aktivitas militer Amerika Serikat terlihat melalui citra satelit di Pangkalan Udara Pangeran Sultan, Arab Saudi. Dalam kurun empat hari Februari, jumlah pesawat meningkat dari 27 menjadi 43 unit, termasuk pesawat tanker pengisian bahan bakar dan pesawat peringatan dini AWACS. Secara strategis, komposisi ini menunjukkan kesiapan operasi udara berjangkauan panjang. Kehadiran aset…
Read More
Operasi Bersama AS-Israel: Risiko Geopolitik dan Disrupsi Logistik Teluk

Operasi Bersama AS-Israel: Risiko Geopolitik dan Disrupsi Logistik Teluk

garudaglobal.net — Ketegangan geopolitik mencapai level kritis setelah Amerika Serikat dan Israel mengeksekusi operasi militer gabungan melalui udara dan laut terhadap Iran pada Jumat (27/2/2026). Operasi tempur skala besar ini secara langsung menargetkan pusat ekonomi dan pemerintahan di Teheran, termasuk area Jomhouri dan wilayah Ilam. Presiden Donald Trump menegaskan bahwa manuver ini bertujuan melenyapkan ancaman rezim Iran. Dampak ekonomi instan terlihat dari lumpuhnya sektor transportasi udara di kawasan Teluk, di mana Qatar, Kuwait, dan UEA segera menutup wilayah udara mereka. “Tujuan kami adalah untuk membela rakyat Amerika dengan melenyapkan ancaman dari rezim Iran,” tegas Presiden Donald Trump dalam keterangan persnya,…
Read More
Pakistan Umumkan Perang Terbuka, Risiko Geopolitik Asia Selatan Meningkat

Pakistan Umumkan Perang Terbuka, Risiko Geopolitik Asia Selatan Meningkat

garudaglobal.net — Pakistan secara resmi menyatakan status "perang terbuka" melawan pemerintahan Taliban Afghanistan pada Jumat (27/2/2026), memicu guncangan keamanan serius di kawasan Asia Selatan. Langkah agresif Islamabad ini mencakup serangan udara strategis ke Kandahar dan Paktika, serta keterlibatan langsung dalam pertempuran lintas batas di sepanjang Garis Durand yang memisahkan kedua negara tersebut. Pernyataan ini muncul menyusul kegagalan serangkaian upaya diplomasi untuk menekan Taliban agar menghentikan dukungan terhadap kelompok militan yang merongrong stabilitas Pakistan. Menteri Pertahanan Khawaja Asif menegaskan bahwa militer Pakistan telah diinstruksikan untuk memberikan respons tegas terhadap setiap bentuk agresi. Respons Pasar Global dan Seruan Mediasi Eskalasi militer di…
Read More
Board of Peace Donald Trump dan Taruhan Diplomasi Amerika

Board of Peace Donald Trump dan Taruhan Diplomasi Amerika

garudaglobal.net - Model “bayar untuk berpartisipasi” dalam Board of Peace yang digagas Presiden Donald Trump menempatkan diplomasi Amerika pada taruhan geopolitik dan finansial yang tidak ringan. Skema ini menghimpun komitmen miliaran dolar untuk rekonstruksi Gaza, namun sekaligus memicu pertanyaan tentang arah tata kelola perdamaian global. Amerika mengundang negara peserta untuk berkontribusi hingga 1 miliar dolar AS selama tiga tahun. Hingga pertengahan Februari 2026, komitmen dana yang diumumkan mencapai sekitar 5 miliar dolar AS. Beberapa negara Teluk bahkan disebut menjanjikan lebih dari 7 miliar dolar AS. Secara bisnis global, pendekatan ini menyerupai konsorsium berbasis modal. Negara yang berkontribusi memperoleh kursi dalam…
Read More
Prabowo-Donald Trump Bahas Perdagangan dan Stabilitas Kawasan

Prabowo-Donald Trump Bahas Perdagangan dan Stabilitas Kawasan

garudaglobal.net - Pertemuan antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menitikberatkan pada dua agenda strategis, yakni penguatan perdagangan bilateral serta stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden Prabowo di Amerika Serikat pada Februari 2026, yang juga mencakup forum bisnis serta pembahasan kerja sama ekonomi lanjutan. Dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Washington DC, kedua kepala negara membahas perkembangan hubungan dagang Indonesia–Amerika Serikat yang dalam dua tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan. Amerika Serikat tercatat sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia, dengan nilai perdagangan yang mencakup sektor manufaktur, energi, pertanian, hingga…
Read More
Strategi Donald Trump Hadapi Iran: Armada, Aliansi, dan Negosiasi

Strategi Donald Trump Hadapi Iran: Armada, Aliansi, dan Negosiasi

garudaglobal.net - Strategi Presiden dalam menghadapi Iran bertumpu pada tiga pilar utama: pengerahan armada militer, penguatan aliansi, dan negosiasi terbuka. Pendekatan ini mencerminkan kalkulasi geopolitik Washington dalam menjaga kepentingan nasional sekaligus mengelola dampak global dari ketegangan dengan Teheran. Di bidang militer, Amerika Serikat menempatkan dua kapal induk di kawasan Timur Tengah, yakni dan . Kehadiran dua gugus tempur meningkatkan kemampuan proyeksi kekuatan udara dan laut di sekitar Teluk Persia serta memperkuat daya tangkal terhadap potensi eskalasi. Langkah ini memperlihatkan bahwa opsi militer tetap menjadi bagian dari perhitungan strategis, meskipun belum tentu digunakan. Aliansi dan Konsolidasi Barat Selain armada, Trump menekankan…
Read More
Lumpuhnya Sektor Strategis India Akibat Mogok Nasional 300 Juta Pekerja

Lumpuhnya Sektor Strategis India Akibat Mogok Nasional 300 Juta Pekerja

GarudaGlobal.net — India menghadapi disrupsi ekonomi masif pada Kamis, 12 Februari 2026, menyusul aksi mogok nasional "Bharat Bandh" yang melumpuhkan sektor transportasi, perbankan, dan manufaktur. Aksi ini merupakan respons terorganisir dari 10 Serikat Buruh Pusat (CTU) dan aliansi petani SKM terhadap implementasi 4 Kode Tenaga Kerja 2025 dan kesepakatan perdagangan interim antara New Delhi dan Washington. Laporan lapangan menunjukkan operasional bus negara (KSRTC) di wilayah kunci seperti Kerala dan Karnataka berhenti total. Sektor perbankan publik mengalami gangguan pada kliring cek dan layanan konter, memicu peringatan risiko dari State Bank of India (SBI). Di sektor industri, pabrik otomotif di Tamil Nadu…
Read More
Indonesia dan BRICS 2026: Dampaknya bagi Ekonomi dan Keseimbangan Global

Indonesia dan BRICS 2026: Dampaknya bagi Ekonomi dan Keseimbangan Global

garudaglobal.net - Keanggotaan Indonesia di BRICS membawa implikasi nyata bagi ekonomi nasional dan keseimbangan global. Menjelang BRICS 2026, posisi Indonesia tidak hanya relevan bagi kawasan, tetapi juga bagi konfigurasi kekuatan dunia yang tengah berubah. Perubahan tatanan global mendorong negara-negara untuk mencari jangkar baru. BRICS tumbuh sebagai salah satu poros alternatif. Indonesia masuk pada fase ketika forum ini semakin berpengaruh terhadap arsitektur ekonomi internasional. Dampak Ekonomi bagi Indonesia Dari sisi ekonomi, keanggotaan BRICS membuka akses pada sumber pembiayaan alternatif. New Development Bank (NDB) menjadi instrumen penting. Indonesia menyatakan komitmen kontribusi sebesar US$1 miliar sebagai bagian dari keanggotaan. Akses ini berpotensi mendukung…
Read More