06
Mar
garudaglobal.net - Perang Iran membawa konsekuensi ekonomi dan strategis yang signifikan bagi Amerika Serikat setelah sejumlah aset militernya di Timur Tengah mengalami kerusakan. Dalam beberapa hari pertama konflik sejak 28 Februari, nilai kerugian peralatan militer AS diperkirakan mencapai hampir 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp33 triliun berdasarkan kompilasi data dan laporan intelijen sumber terbuka. Kerugian tersebut berasal dari berbagai fasilitas dan sistem militer berteknologi tinggi yang menjadi tulang punggung operasi militer Amerika Serikat di kawasan Teluk. Serangan balasan Iran terhadap sejumlah pangkalan militer dan instalasi pertahanan menunjukkan bahwa konflik modern tidak hanya berdampak pada kekuatan militer, tetapi juga menimbulkan…
