Blog

Banjir Genangi 4 Jalan Jakarta, Akses Warga Sempat Terganggu

Banjir Genangi 4 Jalan Jakarta, Akses Warga Sempat Terganggu

GarudaGlobal.net - Banjir akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak Senin (12/1/2026) pagi tidak hanya merendam permukiman, tetapi juga menggenangi empat ruas jalan di Jakarta Utara. Genangan terjadi bersamaan dengan banjir di enam rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. BPBD DKI Jakarta langsung menurunkan petugas untuk menangani titik-titik genangan agar aktivitas warga tetap berjalan. Empat Ruas Jalan Tergenang Sejak Pagi Hari BPBD DKI Jakarta mencatat banjir menggenangi empat ruas jalan utama di Jakarta Utara. Genangan air muncul setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari. Kondisi ini sempat menghambat mobilitas warga yang melintas.…
Read More
KPK Bongkar Skema Suap Rp 23 Miliar, OTT KPP Madya Jakarta Utara

KPK Bongkar Skema Suap Rp 23 Miliar, OTT KPP Madya Jakarta Utara

GarudaGlobal.net - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap tangan dugaan suap pemeriksaan PBB PT WP di KPP Madya Jakarta Utara pada 9–10 Januari 2026. Skema “all in” senilai Rp 23 miliar terbongkar melalui kontrak fiktif, dan lima tersangka kini ditahan. Investigasi Pajak dan Permintaan Suap Kasus bermula saat PT WP melaporkan kewajiban PBB periode 2023 antara September–Desember 2025. Tim pemeriksa menemukan potensi kurang bayar Rp 75 juta. AGS selaku Kepala Seksi Waskon diduga meminta pembayaran “all in” Rp 23 miliar, termasuk Rp 8 miliar fee pribadi yang dibagi ke sejumlah pejabat pajak. PT WP menyanggupi Rp 4 miliar. SPHP akhirnya diterbitkan…
Read More
Ambisi Ekonomi Amerika di Greenland: Incaran Baru Donald Trump

Ambisi Ekonomi Amerika di Greenland: Incaran Baru Donald Trump

garudaglobal.net - Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara tegas mengincar penguasaan penuh atas Greenland guna memperkuat kemakmuran ekonomi dan kedaulatan nasional Washington di masa depan. Ambisi ini semakin nyata setelah Trump menandatangani memorandum yang menghentikan pendanaan bagi puluhan organisasi internasional yang dinilai menghambat kepentingan ekonomi Amerika. Ekspansi Teritorial demi Kemakmuran Nasional Dalam beberapa hari terakhir, pemerintahan Donald Trump terus menyuarakan bahwa pengambilalihan Greenland adalah langkah krusial yang harus dilakukan dengan cara apa pun. Bagi Washington, Greenland bukan sekadar hamparan es yang luas, melainkan aset strategis yang sangat penting bagi "keseluruhan aparat keamanan" dan stabilitas ekonomi Amerika. Stephen Miller, wakil kepala…
Read More
Superflu H3N2 Subclade K Uji Kesiapan Kesehatan Nasional

Superflu H3N2 Subclade K Uji Kesiapan Kesehatan Nasional

GarudaGlobal.net — Deteksi varian Influenza A(H3N2) subclade K di Indonesia menjadi ujian bagi kesiapan sistem kesehatan nasional dalam menghadapi penyakit infeksi yang terus berevolusi. Pakar Imunologi dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, dr Agung Dwi Wahyu Widodo, dr, MSi, menyatakan bahwa mutasi virus influenza merupakan faktor risiko yang harus diantisipasi secara sistematis. “Virus influenza tipe A memiliki kapasitas mutasi tinggi. Ini menuntut respons kesehatan yang adaptif dan berbasis data,” ujar dr Agung, Kamis (8/1/2026). Risiko komplikasi, termasuk pneumonia, terutama mengancam kelompok lansia dan pasien dengan komorbid. Oleh karena itu, pendekatan pencegahan dan terapi dini menjadi krusial. Diagnostik dan Surveilans RT-PCR tetap…
Read More
Riset Ungkap Risiko Ideologis di Ruang Pendidikan

Riset Ungkap Risiko Ideologis di Ruang Pendidikan

GarudaGlobal.net — Sejumlah riset akademik mengindikasikan bahwa ruang pendidikan di Indonesia masih menghadapi risiko paparan ideologi non-Pancasila, menempatkan penguatan pendidikan karakter sebagai agenda strategis negara. Penelitian yang dipublikasikan dalam QIJIS: Qudus International Journal of Islamic Studies pada April 2024 melibatkan 1.167 siswa Madrasah Aliyah di Jawa Timur. Hasilnya menunjukkan 87,5 persen responden menyatakan mendukung Pancasila. Namun, 12,5 persen siswa terindikasi memiliki kecenderungan pada ideologi berbasis agama di luar Pancasila. Selain itu, 21 persen responden menunjukkan sikap intoleran terhadap kelompok berbeda. Temuan Berbasis Data Nasional Riset kolaboratif Badan Intelijen Negara dan Maarif Institute yang dipublikasikan BRIN pada November 2023 memperkuat gambaran…
Read More
Paparan True Crime Digital Seret 70 Anak di Indonesia

Paparan True Crime Digital Seret 70 Anak di Indonesia

GarudaGlobal.net - Indonesia menghadapi tantangan baru di ruang digital setelah Densus 88 Antiteror Polri mengungkap keterlibatan 70 anak dari 19 provinsi dalam komunitas kekerasan bertema true crime di media sosial. Juru Bicara Densus 88 Kombes Pol Mayndra Eka menyatakan kelompok-kelompok tersebut tidak terafiliasi dengan organisasi teror atau ideologi mapan. Komunitas tumbuh sporadis, mengikuti logika platform digital yang mempertemukan minat kekerasan dan sensasi. “Ini bukan jaringan terstruktur,” ujar Mayndra di Jakarta, Rabu (7/1/2026). Beberapa grup yang terdeteksi meliputi FTCI Film True Crime Indonesia, TCC Reborn, dan Anarko Libertarian. Data Densus 88 menunjukkan konsentrasi tertinggi di DKI Jakarta, disusul Jawa Barat, Jawa…
Read More
Cekal Yaqut Mendekati Akhir, Penyidikan Kuota Haji Masih Berjalan

Cekal Yaqut Mendekati Akhir, Penyidikan Kuota Haji Masih Berjalan

GarudaGlobal.net - Masa pencegahan ke luar negeri terhadap mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas akan berakhir pada Februari 2026. Hingga Rabu (7/1/2026), Komisi Pemberantasan Korupsi belum menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024. KPK menyatakan penyidikan tetap berlangsung dan berjalan seiring dengan audit investigatif Badan Pemeriksa Keuangan yang masih dalam tahap finalisasi. Pencegahan terhadap Yaqut diberlakukan sejak Desember 2025. Dua pihak lain yang turut dicegah adalah pemilik Maktour Travel Fuad Hasan Masyhur dan mantan staf khusus Menag Ishfah Abidal Aziz. Investigasi Berlapis Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut keputusan perpanjangan cekal akan ditentukan setelah masa pencegahan berakhir,…
Read More
Indonesia Pantau Ketat H3N2 Subclade K di Tengah Mobilitas Global

Indonesia Pantau Ketat H3N2 Subclade K di Tengah Mobilitas Global

GarudaGlobal.net — Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap influenza A(H3N2) subclade K setelah surveilans nasional mencatat 62 kasus terkonfirmasi hingga akhir Desember 2025. Temuan tersebut tersebar di delapan provinsi dan berasal dari jaringan pemantauan penyakit pernapasan nasional. Pemeriksaan dilakukan melalui 88 sentinel ILI-SARI dengan pengujian laboratorium berstandar tinggi, termasuk laboratorium rujukan biosafety level 3. Pendekatan ini memastikan deteksi dini sekaligus akurasi identifikasi varian yang beredar. Subclade K pertama kali diidentifikasi oleh Centers for Disease Control and Prevention Amerika Serikat pada Agustus 2025. Sejak itu, varian ini dilaporkan muncul di sejumlah negara Asia dan menjadi perhatian jejaring influenza global. Penilaian Risiko dan Stabilitas…
Read More
Rakyat Greenland Tolak Amerika: Kami Bukan Properti yang Bisa Dibeli

Rakyat Greenland Tolak Amerika: Kami Bukan Properti yang Bisa Dibeli

GarudaGlobal.net - Otoritas lokal dan masyarakat Greenland memberikan perlawanan sengit terhadap klaim Amerika Serikat yang ingin menjadikan pulau mereka sebagai bagian dari wilayah Washington. Mereka menegaskan bahwa Greenland memiliki identitas budaya yang kuat dan bukan merupakan komoditas politik yang bisa diperjualbelikan antarnegara besar. Suara Tegas dari Suku Inuit Greenland telah dihuni selama sekitar 5.000 tahun oleh masyarakat asli Arktik, terutama suku Inuit yang kini mencakup mayoritas populasi. Bagi mereka, tanah Greenland adalah warisan leluhur yang tak ternilai harganya, jauh melebihi nilai mineral atau posisi strategis militer yang diincar oleh Donald Trump. Perdana Menteri Greenland, Jens-Frederik Nielsen, mengecam keras bahasa yang…
Read More
Gejala Deindustrialisasi Tekstil Makin Nyata Usai Sritex Pailit

Gejala Deindustrialisasi Tekstil Makin Nyata Usai Sritex Pailit

garudaglobal.net - Kejatuhan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) memperpanjang daftar hitam pabrik tekstil yang tumbang akibat serbuan impor murah. Fenomena ini menjadi sinyal kuat terjadinya deindustrialisasi di sektor padat karya yang mengancam ekonomi nasional. Selain Sritex, lima perusahaan lain seperti PT Polychem Indonesia dan PT Asia Pacific Fibers juga mengalami nasib serupa dengan total ribuan pekerja terdampak. Lemahnya proteksi pasar domestik dituding menjadi penyebab utama kegagalan industri lokal bersaing. Pemerintah melalui Menaker Yassierli berupaya mendorong skema going concern, namun keputusan hukum pailit tak bisa dihindari. Kondisi ini membuat struktur industri tekstil kita makin keropos. Jika tidak ada intervensi kebijakan…
Read More