Hotman Paris

Risiko Hukum Kasus ASABRI Pasca Hotman Paris Mundur

Risiko Hukum Kasus ASABRI Pasca Hotman Paris Mundur

garudaglobal.net — Pengacara bisnis Hotman Paris Hutapea melepas posisi pimpinan tim kuasa hukum tersangka korupsi dan TPPU ASABRI, Febrie Adriansyah. Langkah ini mengubah dinamika pertahanan hukum tersangka dalam skandal finansial yang membelit mantan Pejabat Pidana Khusus Kejaksaan Agung tersebut. Kondisi Medis Paksa Restrukturisasi Tim Hukum Hotman menyebutkan bahwa tim medis memintanya menghentikan seluruh aktivitas profesional secara mendadak guna menjalani perawatan intensif di Singapura. "Jadi atas dasar pertimbangan itulah saya sudah dari dua hari lalu sudah kasih tahu ke klien saya, sekarang jadi mantan, Febrie dan Jampidsus, saya mengundurkan diri," kata Hotman di RS Medistra, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2026). Pihak Febrie…
Read More
Istana Patahkan Narasi Hotman Paris Soal Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

Istana Patahkan Narasi Hotman Paris Soal Kasus Korupsi Febrie Adriansyah

garudaglobal.net — Istana Kepresidenan menegaskan proses hukum kasus korupsi dan TPPU mantan Jampidsus Febrie Adriansyah berjalan independen tanpa perlu persetujuan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan ini merespons manuver pengacara Hotman Paris Hutapea yang sempat mengaitkan penetapan tersangka kliennya dengan narasi kriminalisasi pejabat berprestasi. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mematahkan klaim bahwa penindakan terhadap aparat penegak hukum harus melintasi meja Kepala Negara. "Jangan dikait-kaitkan juga dengan Bapak Presiden. Sepenuhnya kita kembalikan ke mekanisme hukum yang berlaku," kata Prasetyo Hadi di Kompleks Parlemen pada Senin, 20 Juli 2026. Mensesneg menambahkan bahwa proses pemeriksaan perkara pidana oleh aparat penegak hukum tidak membutuhkan izin khusus…
Read More
Mobilisasi Filantropi Taipan Rp1,55 Miliar Topang Jaminan Hidup Korban

Mobilisasi Filantropi Taipan Rp1,55 Miliar Topang Jaminan Hidup Korban

garudaglobal.net — Jaringan filantropi korporasi nasional bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat berhasil menghimpun dana darurat sebesar Rp 1,55 Miliar guna memitigasi risiko kesejahteraan finansial YTR (29), penyintas kejahatan kekerasan pasca penangkapan tersangka di Majalaya. Langkah taktis ini mengombinasikan skema donasi langsung bernilai likuiditas tinggi dengan instrumen investasi perbankan guna menjamin stabilitas ekonomi jangka panjang korban yang mengalami disabilitas fisik total. Pengacara korporat Hotman Paris Hutapea mengonfirmasi akumulasi modal donasi bersumber dari alokasi tanggung jawab sosial para pelaku bisnis papan atas. "Total sudah Rp1,3 miliar sumbangan terkumpul untuk cewek korban penyaderaan 3 tahun," ujar Hotman Paris melalui rilis data digitalnya, Kamis,…
Read More