Grab

Efisiensi Struktur Biaya Digital, GOTO dan Grab Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

Efisiensi Struktur Biaya Digital, GOTO dan Grab Pangkas Komisi Ojol Jadi 8 Persen

garudaglobal.net — Manajemen PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab Indonesia menyepakati restrukturisasi operasional dengan menetapkan batas atas potongan komisi layanan ojek online roda dua sebesar 8 persen per 1 Juli 2026. Keputusan bisnis strategis ini diambil pasca-rekonsiliasi regulasi bersama pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 23 Juni 2026, guna menyeimbangkan ekosistem ekonomi digital nasional. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengonfirmasi bahwa penyesuaian margin ini dilakukan guna mengoptimalkan pendapatan bersih jutaan pekerja di sektor gig economy yang menjadi motor penggerak logistik perkotaan. "Kami sudah mengadakan pembicaraan-pembicaraan mengenai pemberlakuan komisi untuk kendaraan transportasi online roda…
Read More
Disrupsi Regulasi: Perpres 27/2026 Pangkas Margin Aplikator Hingga 8 Persen

Disrupsi Regulasi: Perpres 27/2026 Pangkas Margin Aplikator Hingga 8 Persen

garudaglobal.net — Pemerintah Indonesia resmi melakukan intervensi terhadap struktur biaya industri ride-hailing melalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 yang menetapkan batas maksimal potongan aplikator sebesar 8 persen. Kebijakan yang diumumkan pada 1 Mei 2026 ini secara drastis mengubah lanskap ekonomi digital nasional, mengingat standar industri sebelumnya berada di angka 20 persen per transaksi. Langkah proteksionis ini diambil guna mengalihkan porsi pendapatan lebih besar kepada mitra pengemudi, sekaligus menekan dominasi margin keuntungan perusahaan platform teknologi di pasar domestik. "Kalau enggak mau ikut kita, enggak usah berusaha di Indonesia. Enak aja, lo yang keringat, dia yang dapat duit. Saya katakan di…
Read More
Disrupsi Layanan Ojol: Lonjakan Demand 300 Persen Picu Krisis Suplai Jakarta

Disrupsi Layanan Ojol: Lonjakan Demand 300 Persen Picu Krisis Suplai Jakarta

garudaglobal.net — Efisiensi pasar transportasi daring di Jakarta menghadapi ujian berat seiring terjadinya krisis ketersediaan armada ojek online (ojol) pada periode Maret 2026. Ketidakseimbangan antara pasokan mitra pengemudi dan lonjakan permintaan jasa logistik serta transportasi yang mencapai angka signifikan telah menciptakan disrupsi pada rantai distribusi layanan perkotaan. Laporan internal menunjukkan bahwa layanan kurir instan bahkan mengalami lonjakan permintaan hingga 300 persen menjelang Idulfitri. Namun, di saat bersamaan, kapasitas operasional platform tergerus oleh penurunan ketersediaan mitra aktif yang lebih memilih berhenti beroperasi sementara demi alasan personal dan ekonomi di tengah kemacetan ekstrem. Inelastisitas Tarif dan Penurunan Produktivitas Mitra Analisis ekonomi menunjukkan…
Read More