11
Jul
garudaglobal.net — Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan produk bahan bakar minyak baru B50 di Rest Area KM 57, Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis, 9 Juli 2026. Langkah ini diambil sebagai strategi makro untuk menekan defisit neraca perdagangan akibat ketergantungan impor energi global. Presiden menekankan bahwa ketahanan komoditas energi, pangan, dan air merupakan pilar utama stabilitas ekonomi agar Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. Kebijakan konversi energi ini diharapkan memperkuat nilai tukar mata uang domestik dari guncangan pasar global. Respons Terhadap Skeptisisme Sektor Ketahanan Pangan Dalam pidatonya, Prabowo memberikan jawaban atas kritik dari para analis ekonomi yang meragukan validitas…
