Hari

208 Posts
UGM: Deforestasi Melemahkan Stabilitas Ekologis dan Picu Banjir Bandang Sumatera

UGM: Deforestasi Melemahkan Stabilitas Ekologis dan Picu Banjir Bandang Sumatera

GarudaGlobal.net — Peneliti Hidrologi Hutan dan Konservasi DAS UGM, Hatma Suryatmojo, menyampaikan bahwa banjir bandang yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada akhir November 2025 merupakan dampak langsung degradasi ekologis jangka panjang. Dalam rilis resmi, Rabu (3/12/2025), ia menegaskan bahwa tutupan hutan yang hilang menurunkan stabilitas hidrologis secara signifikan, sehingga hujan ekstrem yang hadir hanya berfungsi sebagai katalis. Hatma menjelaskan bahwa deforestasi besar-besaran di Sumatera telah mengubah karakter bentang alam. Aceh kehilangan lebih dari 700 ribu hektare hutan dalam 30 tahun terakhir. Sumatera Utara hanya menyimpan sekitar 29 persen tutupan hutan pada 2020, sebuah angka yang menunjukkan tingkat…
Read More
Zulhas Tegaskan Kebijakan Lahan Era 2009–2014 Tidak Bisa Dijadikan Kambing Hitam

Zulhas Tegaskan Kebijakan Lahan Era 2009–2014 Tidak Bisa Dijadikan Kambing Hitam

GarudaGlobal.net — Mantan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa kebijakan pembukaan lahan pada masa jabatannya tidak bisa dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penjelasan itu ia sampaikan dalam podcast CURHAT BANG bersama Denny Sumargo yang tayang dan dikutip Rabu (3/12/2025). “Kalau saya dikatakan Indonesia rusak karena Zulkifli Hasan, saya tersanjung,” ujarnya. Ia menyebut narasi yang mengaitkan banjir Sumatera dengan satu figur adalah reduksi yang mengabaikan ekosistem kebijakan yang lebih luas. Menurut Zulhas, pembukaan lahan pada masanya berada dalam kerangka kebutuhan pangan nasional. Pada saat impor tinggi, pemerintah harus memastikan ketersediaan ruang produksi.…
Read More
KLHK Investigasi Delapan Perusahaan Diduga Tekan Stabilitas DAS Batang Toru

KLHK Investigasi Delapan Perusahaan Diduga Tekan Stabilitas DAS Batang Toru

GarudaGlobal.net—Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membuka investigasi terhadap delapan perusahaan yang diduga memperparah banjir besar di Sumatera Utara. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut temuan awal berasal dari citra satelit yang mengungkap aktivitas intens di zona curam DAS Batang Toru. “Di daerah curam itu ada aktivitas. Ada delapan entitas,” kata Hanif, Selasa (2/12/2025). Perusahaan tersebut mencakup sektor tanaman industri, tambang emas, dan perkebunan sawit. Proses Pemanggilan dan Verifikasi Material Deputi Gakkum KLHK mengirim panggilan resmi pada Senin (8/12/2025). KLHK menuntut penjelasan terkait kayu-kayu yang hanyut ketika banjir melanda Tapanuli Selatan. “Kami meminta citra satelit resolusi sangat tinggi untuk…
Read More
KPK Tekan Penyelesaian Audit Kerugian Negara Kuota Haji, Penetapan Tersangka Tunggu BPK

KPK Tekan Penyelesaian Audit Kerugian Negara Kuota Haji, Penetapan Tersangka Tunggu BPK

GarudaGlobal.net—KPK menargetkan audit kerugian negara kasus dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 rampung akhir Desember 2025. Hasil resmi BPK menjadi fondasi penetapan tersangka. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan pihaknya belum menerima jadwal final penyelesaian audit. “Kalau bisa Desember, alhamdulillah. Tapi informasinya belum ke kami,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (2/12/2025). Investigasi Internasional ke Arab Saudi Untuk memperluas verifikasi data, KPK mengirim tim penyidik ke Arab Saudi. Mereka mengunjungi KBRI dan Kementerian Haji untuk mengevaluasi mekanisme kuota. Pengumpulan informasi ditargetkan selesai dalam sepekan. Evaluasi PIHK dan Rantai Kuota Ratusan PIHK telah diperiksa…
Read More
KPK Beberkan Skema Kuota Haji 50:50, Tiga Individu Diidentifikasi Sebagai Pengendali

KPK Beberkan Skema Kuota Haji 50:50, Tiga Individu Diidentifikasi Sebagai Pengendali

GarudaGlobal.net — KPK menguraikan dugaan peran tiga individu dalam redistribusi 20.000 kuota haji tambahan tahun 2023–2024 yang dibagi 50:50 antara jemaah reguler dan khusus, melanggar ketentuan proporsional 92:8 sebagaimana diatur undang-undang. Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyampaikan penjelasan tersebut pada Selasa (2/12/2025). Ia menekankan tambahan kuota diberikan Arab Saudi akhir 2023 untuk menekan waktu tunggu jemaah reguler. “Tambahan tersebut dimaksudkan untuk mempersingkat waiting list,” ujarnya. Lobi Bisnis dan Instrumen Regulasi Menurut Asep, sejumlah pelaku usaha travel termasuk Fuad Hasan Masyhur diduga melakukan lobi agar 20.000 kuota dibagi rata. Skema ini kemudian dituangkan dalam Surat Keputusan Menteri…
Read More
Kritik Menguat Usai Banjir Sumatera: Ahli Nyatakan Sawit Tidak Setara dengan Hutan

Kritik Menguat Usai Banjir Sumatera: Ahli Nyatakan Sawit Tidak Setara dengan Hutan

GarudaGlobal.net — Gelombang banjir bandang di Sumatera Bagian Utara akhir November 2025 kembali memunculkan perdebatan mengenai peran deforestasi. Setelah Presiden Prabowo Subianto dalam Musrenbang 30 Desember 2024 menyebut kelapa sawit sebagai pohon dan mempertanyakan tudingan deforestasi, kini para ahli menyampaikan kritik tajam. Wong Ee Lynn, kontributor National Geographic Indonesia, menjelaskan bahwa hutan alam tidak sama dengan kebun monokultur. “Perkebunan monokultur harus menggunakan herbisida, insektisida, dan pupuk sintetis dalam jumlah besar,” tulisnya. Ia menilai sistem tersebut merusak kesuburan tanah dan menurunkan kualitas ekosistem. Kerusakan tanah sering terjadi setelah tanaman penutup hilang. Lynn menyebut kondisi itu membuat erosi meningkat karena lapisan organik…
Read More
744 Tewas di Banjir Sumatera, Pemerintah Genjot Pemulihan Infrastruktur

744 Tewas di Banjir Sumatera, Pemerintah Genjot Pemulihan Infrastruktur

GarudaGlobal.net—BNPB mencatat 744 korban meninggal dan 551 hilang akibat banjir bandang di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat per Selasa malam (2/12/2025). Lebih dari 3,3 juta warga terdampak dan 1,1 juta mengungsi. Satu kalimat ini merangkum data inti dengan gaya tajam dan ringkas. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan pembukaan akses menuju desa terdampak menjadi fokus utama. “Saya tidak mengira sebesar ini… Bukan berarti kami tidak peduli,” ucapnya saat meninjau Aek Garoga, Minggu (30/11/2025). Ia menegaskan status bencana nasional belum diberlakukan dan penanganan masih dilakukan pemerintah daerah. Penjelasan itu ia sampaikan pada Jumat (28/11/2025). Analisis Dampak dan Situasi Lapangan Aceh…
Read More
Konflik PBNU Disorot Adhie Massardi, Sorotan Mengarah pada Isu Finansial dan Dampaknya bagi Reputasi Indonesia

Konflik PBNU Disorot Adhie Massardi, Sorotan Mengarah pada Isu Finansial dan Dampaknya bagi Reputasi Indonesia

GarudaGlobal.net - Pernyataan mantan juru bicara Gus Dur, Adhie Massardi, pada Minggu (30/11/2025) memunculkan kembali pertanyaan besar mengenai stabilitas organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. Ia menilai konflik PBNU tidak lagi berakar pada perbedaan akidah, melainkan persoalan uang. Pandangan itu memberi implikasi lebih luas terhadap citra tata kelola organisasi Indonesia di mata dunia. Adhie menyebut konflik ideologis yang dulu menjadi karakter perdebatan NU mulai dari arah kembali ke khittah hingga respons terhadap azas tunggal—kini digantikan isu tambang, aliran dana, dan dugaan korupsi. “Sekarang, konflik dipicu persoalan uang,” ujarnya. Dalam perspektif internasional, pergeseran semacam ini dapat memengaruhi persepsi global mengenai integritas lembaga-lembaga…
Read More
Keterkejutan BNPB Soroti Tantangan Nasional, Dunia Ikut Melihat Krisis di Sumatera

Keterkejutan BNPB Soroti Tantangan Nasional, Dunia Ikut Melihat Krisis di Sumatera

GarudaGlobal.net — Krisis banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menempatkan Indonesia dalam sorotan internasional. Pengakuan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bahwa ia tak mengira skala kerusakan sebesar ini saat meninjau Tapanuli Selatan, Minggu (30/11/2025) memperlihatkan kesenjangan antara kapasitas pemerintah daerah dan magnitude bencana, sesuatu yang banyak negara berkembang juga hadapi dalam era cuaca ekstrem global. BNPB sebelumnya menyatakan penanganan masih berada pada level daerah. Namun laporan lapangan memperlihatkan wilayah-wilayah terisolasi, korban belum ditemukan, dan infrastruktur vital terputus. Situasi semacam ini secara global umumnya memicu intervensi pemerintah pusat, terutama pada negara-negara yang rentan terhadap bencana hidrometeorologi. Desakan…
Read More
Prabowo Tegaskan Perubahan Iklim Nyata, Indonesia Perlu Perkuat Peran dalam Agenda Lingkungan Global

Prabowo Tegaskan Perubahan Iklim Nyata, Indonesia Perlu Perkuat Peran dalam Agenda Lingkungan Global

GarudaGlobal.net — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa perubahan iklim adalah realitas global yang semakin memengaruhi kawasan tropis. Saat meninjau bencana di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12), ia menekankan bahwa pemerintah harus menjalankan fungsi pengelolaan lingkungan secara disiplin agar Indonesia dapat memperkuat posisinya dalam agenda iklim internasional. “Perubahan iklim harus kita hadapi dengan baik, pemerintah harus benar-benar berfungsi menjaga lingkungan,” kata Prabowo. Pernyataan ini menunjukkan bahwa tekanan iklim ekstrem bukan lagi isu regional, melainkan bagian dari dinamika global yang menuntut respons negara-negara besar termasuk Indonesia. Prabowo meminta pemerintah daerah meningkatkan mitigasi risiko sejalan dengan standar global adaptasi iklim. “Yang…
Read More