Prabowo Paparkan Capaian Pangan dan Energi di Muktamar NU

Presiden Prabowo Sungkem ke Ulama

GarudaGlobal.net — Presiden RI Prabowo Subianto memanfaatkan forum Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, untuk memaparkan performa indikator makroekonomi dan ketahanan nasional.

Forum tertinggi organisasi Islam terbesar ini menjadi panggung strategis pemerintah dalam menyampaikan kemajuan ketahanan pangan dan proyeksi kemandirian energi nasional.

Di hadapan ribuan peserta muktamar, Prabowo menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada pangan serta bersiap memangkas ketergantungan impor BBM.

Langkah ini diproyeksikan bakal memperkuat neraca perdagangan nasional di tengah ketidakpastian perekonomian global.

“Insya Allah kita tidak dalam waktu yang tidak lama kita tidak perlu impor terlalu banyak BBM dari mana pun,” tegas Presiden Prabowo Subianto di Jombang, Kamis (28/8/2026).

Optimalisasi Program Gizi dan Distribusi Subsidi

Pemerintah terus mengakselerasi operasionalisasi puluhan ribu dapur Makan Bergizi Gratis guna menjangkau 62 juta penerima manfaat secara nasional.

Langkah ini dibarengi dengan pembenahan tata kelola pada Badan Gizi Nasional demi memastikan efisiensi anggaran belanja negara.

Penguatan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Desa

Sektor distribusi logistik daerah juga diperkuat melalui aktivasi massal Koperasi Desa Merah Putih di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga :  Skandal Etika Polda Sumut: Kompol Dedi Kurniawan Resmi Dipecat

Pemerintah menjamin seluruh barang subsidi mengalir langsung ke masyarakat tanpa celah komersialisasi oleh pihak ketiga.

“Kita akan menjamin semua barang yang disubsidi rakyat akan sampai ke rakyat dengan harga serendah-rendahnya,” kata Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (28/8/2026).

Stabilitas keamanan dan kepastian hukum yang dijaga bersama pilar keagamaan seperti NU menjadi modal kunci masuknya investasi strategis.

Sinergi umaro dan ulama diyakini menjaga keberlanjutan agenda reformasi struktur ekonomi nasional. ***

By Maulana Ishaq