iPhone Duo, ponsel layar lipat pertama Apple, resmi diumumkan harganya di Indonesia pada Jumat (23/10/2026) dan dibuka mulai Rp 45.678.910 untuk varian 256 GB di situs resmi iBox. Harga itu terpaut sekitar Rp 17 juta dari Samsung Galaxy Z Fold8 yang dibanderol mulai Rp 28,5 juta. Keduanya sama-sama berdesain lipat ala paspor, tetapi berbeda dalam material, layar, dan kamera.
Harga dan Material iPhone Duo vs Galaxy Z Fold8
Varian tertinggi iPhone Duo, dengan penyimpanan 2 TB, dijual Rp 75.999.000. Galaxy Z Fold8 sendiri sudah beredar di Indonesia dengan harga awal Rp 28,5 juta untuk varian 256 GB.
Soal material, iPhone Duo memakai Ceramic Shield 2 di bagian depan dan Ceramic Shield generasi pertama di bagian belakang. Galaxy Z Fold8 memilih Gorilla Glass Victus Ceramic 3 pada layar depan, sementara bagian belakangnya dilindungi Victus 2.
Keduanya dirancang tahan benturan ringan. Ceramic Shield 2 diklaim lebih tangguh menurut pengujian JerryRigEverything terhadap iPhone 18 Pro: layar mulai tergores pada tingkat kekerasan 7, sedangkan Galaxy Z Fold8 sudah tergores di tingkat 6.
Bobotnya juga berjauhan. iPhone Duo seberat 251 gram, sementara Z Fold8 hanya 201 gram.
Layar: Ukuran Mirip, Fitur Berbeda
Layar luar Galaxy Z Fold8 berukuran 5,5 inci, sedikit di atas iPhone Duo yang 5,4 inci. Keduanya memakai panel OLED beresolusi tinggi dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 3.000 nit, cukup untuk mengetik pesan, menjelajah internet, dan mengecek notifikasi tanpa membuka lipatan.
Setelah dibuka, spesifikasinya nyaris kembar:
- Layar OLED lipat 7,6 inci di kedua ponsel
- Refresh rate 120 Hz
- Nyaman untuk menonton film dalam posisi horizontal, membaca artikel, dan meninjau dokumen dalam posisi vertikal
Pembedanya ada di detail. iPhone Duo membawa lapisan antireflektif baru untuk meredam pantulan cahaya, dan sejumlah ulasan awal menyebut lapisan itu ikut menyamarkan lipatan layar sehingga tampilannya terlihat lebih modern.
iPhone Duo juga mendukung Apple Pencil USB-C, kabar baik bagi pengguna yang rutin mencatat atau menandai dokumen dengan stylus. Samsung justru sudah menghapus dukungan S Pen sejak Galaxy Z Fold7.
Kamera selfie layar dalam iPhone Duo disembunyikan di balik panel, jadi tampilan layar terbuka bersih tanpa lubang.
Kamera Belakang dan Selfie
Untuk ukuran ponsel flagship, konfigurasi kamera keduanya tergolong sederhana. iPhone Duo mengandalkan dua kamera belakang: kamera utama 48 MP dan ultrawide 48 MP dengan bidang pandang 120 derajat. Galaxy Z Fold8 juga berisi dua kamera belakang, yaitu kamera utama dan ultrawide, masing-masing 50 MP.
TechRadar menilai kamera Galaxy Z Fold8 menghasilkan foto natural dengan detail baik di bawah cahaya siang, plus HDR yang bagus. Mode Portrait-nya memakai pemrosesan gambar Samsung untuk memisahkan subjek dari latar. Karena tidak ada sensor telephoto, kemampuan pembesaran optiknya terbatas.
Pengguna kedua ponsel bisa swafoto dengan kamera belakang lewat layar luar sebagai jendela bidik. Di layar yang sama juga ada kamera selfie khusus: 12 MP pada iPhone Duo dan 10 MP pada Galaxy Z Fold8.
Perbedaan terlihat lagi pada kamera selfie layar dalam. Apple menaruhnya di balik layar, sedangkan Samsung kembali memakai desain berlubang (hole punch) setelah sebelumnya menerapkan kamera di bawah layar. Langkah itu diambil karena kompromi kualitas gambar pada kamera di bawah layar menjadi perhatian.