16
Apr
garudaglobal.net — Badan Gizi Nasional (BGN) memicu kekhawatiran pelaku pasar dan pengamat kebijakan publik setelah laporan belanja April 2026 menunjukkan pengadaan barang penunjang yang tidak kompetitif secara ekonomi. Sorotan utama tertuju pada pengadaan tablet Samsung Galaxy Tab Active 5 dengan pagu Rp17,9 juta per unit, yang menciptakan anomali harga hampir 100% dibandingkan harga pasar di level Rp8 jutaan. Total nilai kontrak sebesar Rp508,4 miliar ini dinilai menciptakan risiko inefisiensi fiskal di tengah mandat utama lembaga untuk mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang padat modal. "Tahun lalu sempat kami tolak untuk beli motor dan komputer karena fokus utama seharusnya ke…
