Pengadaan

Efiensi Anggaran BGN Disorot: Risiko Fiskal Belanja Non-Pangan

Efiensi Anggaran BGN Disorot: Risiko Fiskal Belanja Non-Pangan

garudaglobal.net — Badan Gizi Nasional (BGN) memicu kekhawatiran pelaku pasar dan pengamat kebijakan publik setelah laporan belanja April 2026 menunjukkan pengadaan barang penunjang yang tidak kompetitif secara ekonomi. Sorotan utama tertuju pada pengadaan tablet Samsung Galaxy Tab Active 5 dengan pagu Rp17,9 juta per unit, yang menciptakan anomali harga hampir 100% dibandingkan harga pasar di level Rp8 jutaan. Total nilai kontrak sebesar Rp508,4 miliar ini dinilai menciptakan risiko inefisiensi fiskal di tengah mandat utama lembaga untuk mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang padat modal. "Tahun lalu sempat kami tolak untuk beli motor dan komputer karena fokus utama seharusnya ke…
Read More
Kontrak Rp24,66 Triliun Pikap Kopdes dan Dampaknya ke Rantai Pasok

Kontrak Rp24,66 Triliun Pikap Kopdes dan Dampaknya ke Rantai Pasok

garudaglobal.net - Kontrak Rp24,66 triliun untuk pengadaan Pikap Kopdes sebanyak 105.000 unit bukan hanya transaksi kendaraan, melainkan keputusan bisnis yang berdampak langsung pada rantai pasok industri otomotif nasional. Skala proyek ini setara seperempat kapasitas produksi pikap domestik per tahun. PT Agrinas Pangan Nusantara mengontrak 35.000 unit Scorpio Pik Up dari Mahindra & Mahindra serta 70.000 unit dari Tata Motors, terdiri atas 35.000 Yodha Pick-Up dan 35.000 Ultra T.7 Light Truck. Nilai dan volumenya menjadikan proyek ini salah satu pengadaan kendaraan niaga terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menyebut dampaknya strategis. “Dampaknya bukan hanya…
Read More