Kerusakan Alam

Ambisi Geotermal Indonesia Dihadang Risiko Sosial dan Lingkungan yang Meningkat

Ambisi Geotermal Indonesia Dihadang Risiko Sosial dan Lingkungan yang Meningkat

GarudaGlobal.net — Dorongan Indonesia untuk memperluas energi panas bumi—salah satu cadangan terbesar yang belum dimanfaatkan di dunia—menghadapi sorotan kian tajam seiring munculnya kebocoran gas beracun, sengketa lahan, dan konflik budaya di berbagai lokasi proyek. Investigasi dari Sumatera hingga Flores menunjukkan adanya persoalan tata kelola yang membayangi ambisi energi hijau nasional. Kebocoran H₂S Berulang di Sorik Marapi Di PLTP Sorik Marapi, lebih dari seratus warga terpapar hidrogen sulfida (H₂S), dikonfirmasi Kapolres Mandailing Natal AKBP Sahat M. Hasibuan pada 16 Maret 2024. Kebocoran besar pada 2021 bahkan menimbulkan korban jiwa. CEO KS Orka, Þórður Halldórsson, menyatakan operasi mereka mengikuti standar internasional, dan…
Read More
Warisan Inlander Menguji Ketahanan Ekologi Indonesia

Warisan Inlander Menguji Ketahanan Ekologi Indonesia

GarudaGlobal.net — Istilah “inlander” yang diciptakan penjajah Belanda sejak abad ke-19 membentuk relasi kekuasaan yang masih terasa dalam tata kelola sumber daya alam Indonesia. Para analis melihat struktur inferioritas itu tercermin dalam kebijakan modern yang memberi ruang besar bagi ekspansi tambang dan industri ekstraktif. Industri Ekstraktif dan Risiko terhadap Stabilitas Lingkungan Ketua Auriga Nusantara Timer Manurung menyampaikan bahwa tekanan industri terhadap alam mencapai level yang mengganggu ketahanan lingkungan jangka panjang. “Kerusakan lingkungannya sangat menghancurkan. Deforestasi meningkat signifikan… sungai-sungai tercemar, mangrove ditebang, pesisir dan terumbu karang rusak akibat operasi smelter,” ujarnya kepada Environmental Health News. Aktivis lingkungan Rudi Putra memperingatkan bahwa…
Read More
Operasi Gizi Aceh: 185 Ribu Paket MBG dan Standar Respons yang Dipantau Dunia

Operasi Gizi Aceh: 185 Ribu Paket MBG dan Standar Respons yang Dipantau Dunia

GarudaGlobal.net - Penanganan banjir Aceh menunjukkan bagaimana Indonesia menavigasi krisis dengan standar yang relevan di tingkat global. Hingga Sabtu (29/11), BGN Aceh mencatat 185.049 paket makan bergizi disalurkan melalui 52 SPPG. Kepala Regional BGN Aceh, Mustafa Kamal, menjelaskan Sabtu bahwa distribusi dilakukan sejak 26–28 November. “Sebanyak 185.049 paket MBG telah disalurkan di 11 kabupaten/kota,” katanya. Distribusi terbesar terdapat di Bireun 101.817 paket. Pidie mendapat 3.202 paket. Aceh Tengah 772 paket. Aceh Utara 7.949. Lhokseumawe 7.700. Subulussalam 8.115. Namun sejumlah wilayah masih terisolasi. Pidie Jaya, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, dan Bener Meriah belum dapat diakses. Kondisi ini serupa…
Read More
Instruksi Presiden Percepat Bantuan Medan, Respons Lintas Iman Jadi Sorotan Regional

Instruksi Presiden Percepat Bantuan Medan, Respons Lintas Iman Jadi Sorotan Regional

GarudaGlobal.net - Banjir yang menyapu Medan sejak Rabu (26/11/2025) menempatkan ratusan warga di pengungsian. Masjid Mustaqim menjadi titik perlindungan terbuka bagi semua agama. Fenomena ini selaras dengan tren regional tentang solidaritas berbasis komunitas. Instruksi Presiden Prabowo pada Jumat (28/11) menggerakkan distribusi bantuan lintas lembaga. Tim Panitia Natal Nasional hadir malam itu juga. “Ada masyarakat non-muslim yang ikut mengungsi di masjid,” kata Meilina Siregar, Sabtu (29/11). Pernyataan tersebut relevan di tengah sorotan global terhadap toleransi di kawasan Asia Tenggara. Seratus paket sembako dibagikan Jumat pukul 22.00 WIB. Muji, kepala lingkungan, memastikan pembagian berlangsung tertib. Paket tersebut berisi beras, minyak, gula, ikan…
Read More
Bencana Sumatera Menjadi Sorotan: Data Korban Naik, Stabilitas Regional Diuji

Bencana Sumatera Menjadi Sorotan: Data Korban Naik, Stabilitas Regional Diuji

GarudaGlobal.net - Peningkatan korban banjir dan longsor di Aceh, Sumut, dan Sumbar kini menjadi perhatian luas. Hingga Jumat (28/11/2025), BNPB melaporkan 174 tewas dan 79 hilang setelah akses menuju lokasi terisolasi berhasil dibuka. BNPB menegaskan angka ini bersifat dinamis karena jalur menuju lembah dan desa terpencil belum sepenuhnya pulih. Situasi seperti ini kerap memengaruhi persepsi kesiapsiagaan Indonesia di mata mitra regional. Di Aceh, 35 tewas dan 25 hilang. Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Tenggara menjadi titik terdampak. Infrastruktur jalan provinsi yang terputus memicu keterlambatan respons. Di Bener Meriah, 11 tewas dan 13 hilang. Di Aceh Tenggara, enam tewas dan…
Read More
Anomali Siklon Senyar dan Krisis Hutan Sumatra: Sorotan Global atas Tata Kelola Lingkungan Indonesia

Anomali Siklon Senyar dan Krisis Hutan Sumatra: Sorotan Global atas Tata Kelola Lingkungan Indonesia

GarudaGlobal.net - Banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumbar, dan Sumut pada akhir November 2025 memunculkan perhatian internasional mengenai kerentanan iklim di kawasan Asia Tenggara. BMKG menyatakan bahwa Siklon Tropis Senyar muncul sebagai anomali meteorologis. Direktur Meteorologi Publik BMKG Andri Ramdhani menegaskan pada Kamis (27/11) bahwa siklon di dekat khatulistiwa sangat jarang, namun perubahan iklim global menggeser pola tersebut. Siklon Senyar berkembang dari Bibit Siklon 95B sejak 21 November 2025. Sistem ini membawa hujan ekstrem dan angin kencang di wilayah utara Sumatra. Andri menjelaskan bahwa dinamika atmosfer regional kini terhubung erat dengan tren pemanasan global. Fenomena yang sebelumnya jarang,…
Read More