03
Apr
garudaglobal.net — Ekspansi hubungan ekonomi Indonesia dan Korea Selatan memasuki fase baru melalui peningkatan status menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership di Blue House, Seoul, Rabu, 1 April 2026. Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Lee Jae Myung menyepakati 16 Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup sektor krusial seperti mineral kritis, kecerdasan buatan (AI), hingga energi nuklir. Ketahanan Energi dan Hilirisasi Teknologi Tinggi Korea Selatan secara strategis menempatkan Indonesia sebagai mitra kunci stabilitas energi global di tengah eskalasi konflik Timur Tengah yang mengancam rantai pasok LNG dan batu bara. Realisasi pasokan 820.000 ton LNG tahun ini menjadi bukti nyata peran Indonesia dalam menjamin…
