22
Jul
garudaglobal.net — Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna evaluasi pertengahan tahun 2026 untuk mengukur stabilitas makroekonomi dan efisiensi eksekusi kebijakan di Istana Negara. Pemerintah memfokuskan perhatian pada penguatan ketahanan pangan dan energi nasional di tengah eskalasi konflik geopolitik global yang membayangi rantai pasok dunia. Prabowo menyoroti persoalan struktural berupa *capital flight* dan kebocoran pendapatan negara yang dipicu oleh kecurangan transaksi perdagangan internasional. "Terjadi suatu distorsi terhadap perekonomian kita, telah terjadi mengalir keluar kekayaan kita secara signifikan, ribuan triliun, ratusan miliar dolar tiap tahun, dengan praktik-praktik under invoicing," kata Prabowo Subianto pada Senin, 20 Juli 2026. Presiden mendesak penyederhanaan regulasi…
