PLh Wali Kota Tasikmalaya Hadapi Transisi Berlapis

Walikota dan Wakil Walikota Tasikmalaya

garudaglobal.net — Dicky Chandra resmi menjabat Pelaksana Harian (PLh) Wali Kota Tasikmalaya mulai 8 Mei 2026. Ia menggantikan Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan yang menunaikan ibadah haji hingga 1 Juni 2026. Penunjukan ini dilakukan sesuai mekanisme hukum tata kelola pemerintahan daerah.

Sekretaris Daerah Tasikmalaya, Asep Goparullah, menegaskan pada 7 Mei 2026 bahwa struktur pemerintahan tetap berjalan stabil. Skema PLh dan Plt disiapkan untuk memastikan pelayanan publik tidak terganggu.

Transisi Kepemimpinan Berlapis

Kondisi kepemimpinan kali ini tergolong langka. Selain kursi wali kota, jabatan Sekda juga dijabat PLh karena pejabat definitif ikut berangkat haji. Sejumlah kepala dinas pun dijabat Plt. Struktur ini menciptakan transisi berlapis yang menuntut koordinasi ketat.

Dicky Chandra menegaskan pada 7 Mei 2026 bahwa “Plh wali kota dengan wakil wali kota hampir sama tidak punya kewenangan untuk mengubah apapun, hanya menjalankan tugas harian”. Pernyataan ini menegaskan batas kewenangan dalam konteks birokrasi.

Agenda Awal PLh

Pada 8 Mei 2026, Dicky memimpin apel gabungan dan membuka acara pemberian Race Pack QRIS UTHM di Kampus 2 Unsil. Ia mengakui jadwalnya kini jauh lebih padat dibandingkan saat menjabat wakil wali kota.

Baca Juga :  Skandal Patwal Sitinjau Lauik: Risiko Reputasi dan Efisiensi Logistik Terganggu

Wali Kota Viman Alfarizi menekankan pada 3 Mei 2026 bahwa “Semua sudah kami atur. Meskipun banyak pejabat yang berangkat haji, roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat harus tetap berjalan solid tanpa gangguan”.

Data KPU Tasikmalaya mencatat pasangan Viman–Dicky meraih 193.225 suara atau 48,34 persen pada Pilkada 2024. Legitimasi ini memperkuat kepercayaan publik terhadap kepemimpinan mereka.

Penunjukan PLh berjalan tertib sesuai mekanisme hukum. Situasi transisi berlapis ini menjadi studi kasus penting bagi tata kelola pemerintahan daerah, menegaskan perlunya sistem adaptif dalam menghadapi dinamika birokrasi. ***

By Maulana Ishaq