garudaglobal.net — Sektor lini serang Timnas Indonesia mendapatkan tambahan amunisi baru setelah winger muda potensial, Luke Vickery, resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia. Pemain yang kini merumput di kasta tertinggi Liga Australia tersebut siap memberikan opsi taktikal baru bagi skuad Merah Putih dalam kompetisi internasional mendatang.
Kepastian rampungnya proses naturalisasi ini dikonfirmasi langsung oleh Staf Khusus Menteri Hukum Republik Indonesia, Noor Korompot, melalui keterangannya pada Kamis, 16 Juli 2026. “Menteri Hukum RI resmi mengambil sumpah WNI pesepak bola asal Hawaii, USA, Luke Anthony Vickery di KJRI Sydney, Australia,” jelas Noor mengenai prosesi hukum tersebut.
Pemain berusia 20 tahun ini mendapatkan lampu hijau kewarganegaraan setelah melalui rangkaian kajian administrasi yang ketat dari Tim Pemeriksa Peneliti Pemberian Kewarganegaraan lintas kementerian. Pengusulan nama Luke sendiri telah diajukan oleh PSSI sejak awal tahun ini guna mempercepat regenerasi skuad tim nasional.
Garis Keturunan dan Profil Performa di Liga Australia
Luke Vickery lahir di Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005, dengan ikatan darah Indonesia yang berasal dari neneknya yang lahir di Medan, Sumatera Utara. Kehadirannya di pentas sepak bola Asia Tenggara diprediksi akan menarik perhatian berkat pengalaman kompetitifnya di luar negeri.
Saat ini, Luke menjadi pilar penting bagi klub Macarthur FC di Liga Australia dengan catatan performa yang cukup impresif bagi pemain seusianya. Sepanjang penampilannya bersama klub tersebut, ia sukses membukukan total tujuh gol dan tiga assist dari 30 pertandingan di berbagai ajang kompetisi resmi.
Peta Persaingan Skuad Jelang Agenda FIFA Matchday
Meskipun paspor Indonesianya telah rampung, nama Luke Vickery dipastikan belum masuk dalam daftar pemanggilan awal untuk persiapan kejuaraan terdekat. Pelatih John Herdman belum menyertakan namanya dalam daftar 50 pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi kompetisi regional Piala AFF 2026 bulan depan.
Staf kepelatihan memproyeksikan debut Luke baru akan terlaksana pada agenda internasional berikutnya, termasuk rangkaian FIFA Matchday serta turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Rencana ini berbeda dengan kompatriotnya, Mitchell Baker, yang telah lebih dulu mengambil sumpah di Jakarta dan langsung bergabung dalam pemusatan latihan intensif di Bali. ***
