25
Jun
garudaglobal.net — Pertimbangan Morgan Stanley Capital International untuk meremajakan status Indonesia ke dalam Frontier Markets memicu eskalasi risiko likuiditas serius bagi portofolio investasi asing dan replikasi indeks korporasi global. Rencana degradasi dari kluster Emerging Markets ini didorong oleh persepsi negatif pelaku pasar internasional terhadap integritas mekanisme pembentukan harga wajar pada bursa saham domestik. Sentimen Negatif Kelayakan Investasi Global Investor institusional global menyampaikan keberatan mendalam atas minimnya kepatuhan tata kelola emiten terkait struktur kepemilikan pengendali akhir yang berdampak pada distorsi penilaian free float saham. Dalam rilis resmi MSCI 2026 Market Classification Review pada Rabu, lembaga tersebut menggarisbawahi dampak buruk dari gangguan…
