Koperasi Merah Putih

Investasi SDM Desa: Pemerintah Rekrut 35.476 Manajer Koperasi Strategis

Investasi SDM Desa: Pemerintah Rekrut 35.476 Manajer Koperasi Strategis

garudaglobal.net — Pemerintah Indonesia mengambil langkah ekspansif dalam memperkuat fundamental ekonomi mikro melalui rekrutmen 35.476 tenaga profesional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan. Rekrutmen yang dibuka hingga 24 April 2026 ini menargetkan lulusan pendidikan tinggi guna mengisi 30.000 posisi Manajer Koperasi. Kebijakan ini merupakan bagian dari manuver strategis Kementerian Koordinator Bidang Pangan untuk meningkatkan indeks produktivitas aset pedesaan melalui manajemen korporasi modern. Skema BUMN: Inkubasi Profesionalisme Ekonomi Desa Para kandidat terpilih akan dikontrak secara profesional sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara. Model Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua…
Read More
Ekspansi Logistik PMJS Amankan Kontrak Jumbo Rp10,83 Triliun

Ekspansi Logistik PMJS Amankan Kontrak Jumbo Rp10,83 Triliun

garudaglobal.net — Emiten otomotif PT Putra Mandiri Jembar Tbk (PMJS) melalui anak usahanya, DIPO, resmi mengamankan kontrak pengadaan 20.600 unit truk enam roda senilai Rp10,83 triliun dari PT Agrinas Pangan Nusantara pada 6 April 2026. Kesepakatan masif ini menandai pergeseran strategis grup PMJS dari sekadar distributor kendaraan menjadi penyedia solusi logistik terintegrasi. Pasar merespons positif dengan lonjakan harga saham PMJS sebesar 18 persen ke level Rp132 pada perdagangan pasca-pengumuman. Transformasi Model Bisnis dan Valuasi Saham Struktur kontrak menunjukkan fundamental finansial yang kuat dengan pembayaran uang muka sebesar Rp2,84 triliun yang dijamin oleh bank garansi BBNI. Efektivitas kontrak ini memberikan kepastian…
Read More
Agrinas Menghadapi Tekanan untuk Membatalkan Kontrak Kendaraan India Senilai 1,5 Miliar Dolar AS

Agrinas Menghadapi Tekanan untuk Membatalkan Kontrak Kendaraan India Senilai 1,5 Miliar Dolar AS

garudaglobal.net — PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) menyatakan kesiapannya untuk menghentikan kontrak pengadaan kendaraan niaga dari India yang bernilai fantastis, yakni Rp24,66 triliun. Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut siap menyerap segala risiko komersial serta potensi penalti bisnis jika pemerintah memberikan instruksi pembatalan demi memprioritaskan industri domestik. Perusahaan tercatat telah mengeksekusi pembayaran uang muka (down payment) sebesar 30 persen, atau setara dengan Rp7,39 triliun, untuk total 105.000 unit kendaraan dari pabrikan Tata Motors dan Mahindra & Mahindra Ltd. Meski terdapat komitmen finansial yang besar, Mota menekankan bahwa loyalitas perusahaan tetap…
Read More