Kopdes

Investasi SDM Desa: Pemerintah Rekrut 35.476 Manajer Koperasi Strategis

Investasi SDM Desa: Pemerintah Rekrut 35.476 Manajer Koperasi Strategis

garudaglobal.net — Pemerintah Indonesia mengambil langkah ekspansif dalam memperkuat fundamental ekonomi mikro melalui rekrutmen 35.476 tenaga profesional untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan. Rekrutmen yang dibuka hingga 24 April 2026 ini menargetkan lulusan pendidikan tinggi guna mengisi 30.000 posisi Manajer Koperasi. Kebijakan ini merupakan bagian dari manuver strategis Kementerian Koordinator Bidang Pangan untuk meningkatkan indeks produktivitas aset pedesaan melalui manajemen korporasi modern. Skema BUMN: Inkubasi Profesionalisme Ekonomi Desa Para kandidat terpilih akan dikontrak secara profesional sebagai pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara. Model Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua…
Read More
Anggaran MBG Rp335 Triliun Aman, Pemerintah Fokus Efisiensi Belanja K/L

Anggaran MBG Rp335 Triliun Aman, Pemerintah Fokus Efisiensi Belanja K/L

garudaglobal.net — Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk tidak mengutak-atik alokasi dana program unggulan di tengah upaya pengetatan fiskal tahun 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Desa Merah Putih akan tetap berjalan sesuai rencana, meskipun pemerintah tengah merancang langkah efisiensi anggaran guna mengantisipasi dampak ekonomi dari konflik di Timur Tengah. Hingga 9 Maret 2026, realisasi serapan anggaran MBG tercatat telah mencapai Rp 44 triliun. Anggaran ini telah dirasakan manfaatnya oleh 61,62 juta jiwa dari total target 82,9 juta penerima tahun ini. Airlangga menekankan bahwa pemangkasan anggaran hanya akan menyasar Anggaran Biaya…
Read More
S&P Beri Peringatan: Risiko Penurunan Peringkat Kredit Indonesia Meningkat

S&P Beri Peringatan: Risiko Penurunan Peringkat Kredit Indonesia Meningkat

garudaglobal.net — Investor global kini tengah mengkaji ulang profil risiko kedaulatan Indonesia menyusul peringatan keras dari S&P Global Ratings mengenai potensi penurunan peringkat kredit dalam waktu dekat. Lembaga pemeringkat tersebut mengidentifikasi meningkatnya tekanan fiskal, khususnya eskalasi biaya layanan utang, sebagai ancaman utama bagi stabilitas ekonomi Indonesia. Analis kedaulatan S&P, Rain Yin, mencatat bahwa pembayaran bunga utang sangat mungkin melampaui ambang batas kritis 15% dari pendapatan pemerintah—sebuah metrik yang tetap tinggi secara konsisten pascapandemi. "Jika tetap di atas ambang batas secara berkelanjutan, hal itu dapat memicu pandangan yang lebih negatif terhadap peringkat kredit Indonesia," ujar Yin dalam webinar kawasan Asia Pasifik,…
Read More