21
Agu
GarudaGlobal.net — Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 menampilkan ketimpangan alokasi fiskal yang signifikan antar-kementerian dan lembaga (K/L). Berdasarkan dokumen Buku II Nota Keuangan RAPBN 2027 yang dirilis pada Jumat, 21 Agustus 2026, 10 instansi mencatatkan alokasi anggaran terkecil di bawah batas Rp215 miliar. Badan Pengusahaan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas (BPKBPB) Sabang menempati posisi terbawah dengan anggaran hanya Rp26,3 miliar. Kondisi efisiensi ketat ini mencerminkan fokus alokasi belanja pemerintah yang condong terpusat pada lembaga prioritas utama beranggaran raksasa. Aset Penegakan Hukum dan Regulasi Alami Pengetatan Pengetatan pagu juga menekan lembaga penegak hukum dan pengawas regulasi pasar, seperti…
