08
Jul
garudaglobal.net — Menteri Kebudayaan Fadli Zon resmi menetapkan tanggal 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa demi memperkuat legitimasi hukum komunitas adat, Senin (6/7/2026). Namun, regulasi baru ini menuai respons kritis dari Majelis Ulama Indonesia karena dirumuskan tanpa melibatkan institusi keagamaan utama dalam kemitraan strategis pemerintah. Langkah sepihak ini dikhawatirkan dapat memicu friksi regulasi dalam tata kelola toleransi nasional jika tidak diimbangi komunikasi antarlembaga yang inklusif. "Belum ada komunikasi dengan MUI," ungkap Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Cholil Nafis kepada media, Selasa (7/7/2026). Landasan Konstitusional Versus Harmonisasi Kebijakan Publik Pemerintah menegaskan keputusan ini merujuk pada…
