Gubernur

Eskalasi Risiko Politik Kaltim: Dominasi Dinasti Mas’ud Digugat Massa

Eskalasi Risiko Politik Kaltim: Dominasi Dinasti Mas’ud Digugat Massa

garudaglobal.net — Stabilitas politik dan iklim investasi di Kalimantan Timur menghadapi tantangan serius menyusul aksi unjuk rasa besar-besaran yang digerakkan oleh 44 organisasi masyarakat terhadap Gubernur Rudy Mas'ud. Para demonstran menuntut akuntabilitas fiskal terkait kebijakan pengadaan aset dinas dan renovasi infrastruktur hunian eksekutif yang dinilai melampaui urgensi kebutuhan ekonomi daerah saat ini. Koordinator Lapangan, Erly Sopiansyah, menegaskan bahwa ketidakpatuhan terhadap arahan efisiensi anggaran pusat menjadi katalisator utama yang memicu mosi tidak percaya dari berbagai lapisan masyarakat. "Yang membuat saya kecewa, gubernur tidak mengikuti arahan dari presiden kita untuk efisiensi anggaran. Malah di tempat kita ini gubernur boros," tutur Erly Sopiansyah…
Read More
Skandal Narkoba BUMD Sumut: Bobby Nasution Kritik Efisiensi Fiskal dan SDM

Skandal Narkoba BUMD Sumut: Bobby Nasution Kritik Efisiensi Fiskal dan SDM

garudaglobal.net — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengambil tindakan disipliner keras terhadap seorang staf operasional BUMD yang terindikasi menggunakan narkotika di lingkungan kerja, Jumat, 10 April 2026. Insiden yang terjadi di Kantor KONI Sumut ini menjadi sorotan tajam bagi manajemen SDM dan tata kelola korporasi daerah. Bobby secara langsung mengintervensi kondisi tersebut setelah menerima laporan intelijen lapangan dari Kepala BNN Provinsi terkait adanya perilaku menyimpang oknum pegawai. Dari perspektif manajemen publik, Gubernur menyoroti adanya inefisiensi alokasi anggaran daerah (APBD) jika digunakan untuk menggaji personel yang memiliki masalah ketergantungan zat. Hal ini dinilai merusak kredibilitas institusi pemerintah dalam menjaga…
Read More
Plutokrasi Regional: Sektor Tambang Dominasi Peta Kekayaan Gubernur 2025

Plutokrasi Regional: Sektor Tambang Dominasi Peta Kekayaan Gubernur 2025

garudaglobal.net — Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode pelantikan 2025 mengonfirmasi dominasi pemilik kapital sektor ekstraktif dalam struktur kepemimpinan provinsi di Indonesia. Data terbaru per April 2025 menempatkan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, sebagai pejabat daerah terkaya dengan nilai valuasi aset mencapai Rp972,11 miliar. Sherly, yang memiliki latar belakang kuat di industri pertambangan nikel, melaporkan kepemilikan surat berharga senilai Rp262,02 miliar dan kas sebesar Rp236,59 miliar. Akumulasi kekayaan ini mencerminkan tren "high-cost politics" di mana kandidat dengan kekuatan finansial sektor komoditas memiliki penetrasi pasar politik yang lebih efektif. Struktur kekayaan gubernur di wilayah timur dan Kalimantan secara konsisten menunjukkan…
Read More