20
Apr
garudaglobal.net — Stabilitas politik dan iklim investasi di Kalimantan Timur menghadapi tantangan serius menyusul aksi unjuk rasa besar-besaran yang digerakkan oleh 44 organisasi masyarakat terhadap Gubernur Rudy Mas'ud. Para demonstran menuntut akuntabilitas fiskal terkait kebijakan pengadaan aset dinas dan renovasi infrastruktur hunian eksekutif yang dinilai melampaui urgensi kebutuhan ekonomi daerah saat ini. Koordinator Lapangan, Erly Sopiansyah, menegaskan bahwa ketidakpatuhan terhadap arahan efisiensi anggaran pusat menjadi katalisator utama yang memicu mosi tidak percaya dari berbagai lapisan masyarakat. "Yang membuat saya kecewa, gubernur tidak mengikuti arahan dari presiden kita untuk efisiensi anggaran. Malah di tempat kita ini gubernur boros," tutur Erly Sopiansyah…
