15
Jul
garudaglobal.net — Ketiadaan sistem deteksi dini terhadap perundungan memicu aksi nekat seorang siswa yang meledakkan bom rakitan berdaya ledak rendah di lingkungan MAN 3 Kota Padang pada Selasa (14/7/2026). Peristiwa yang terjadi pukul 10.15 WIB ini menyoroti risiko kerugian material dan ancaman keselamatan jiwa di institusi pendidikan. Ledakan di kelas XII IPS 7 tersebut menimbulkan kepulan asap putih tebal serta kepanikan massal ratusan siswa. Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Susmelawati Rosya memastikan bahwa motif utama serangan ini didorong oleh tekanan psikologis akibat perundungan persisten. Polda Sumbar menegaskan insiden ini tidak terafiliasi dengan jaringan terorisme global. "Ini dipicu oleh…
