06
Jul
garudaglobal.net — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika merilis proyeksi puncak musim kemarau 2026 yang resmi dimulai pada Juli ini dengan mencakup 83 Zona Musim di tanah air. Pergeseran beban kekeringan terbesar diprediksi baru terjadi pada Agustus mendatang dengan cakupan wilayah mencapai hampir separuh daratan Indonesia. Sektor manufaktur, energi, dan logistik maritim diimbau segera memitigasi risiko operasional. Anomali Atmosfer Tekan Risiko Sektor Agribisnis Meskipun intensitas kekeringan mulai merayap naik, dinamika atmosfer lokal tercatat masih memicu pertumbuhan awan hujan di beberapa koridor ekonomi utama. Kehadiran Gelombang Kelvin dan Rossby Ekuatorial sedikit melunakkan dampak kekeringan ekstrem. Sirkulasi siklonik di Samudra Hindia dan Pasifik…
