15
Mei
garudaglobal.net — Eskalasi krisis hukum yang melibatkan Senator Ronald "Bato" Dela Rosa mencapai puncaknya setelah Mahkamah Pidana Internasional (ICC) merilis status buron resmi per 13 Mei 2026. Ketidakmampuan otoritas keamanan menangkap Dela Rosa di dalam Gedung Senat menciptakan sentimen negatif terhadap kepastian hukum dan stabilitas politik di Filipina. Drama pelarian ini bukan sekadar isu kriminal, melainkan risiko sistemik bagi iklim investasi di Manila. Insiden penembakan misterius di lantai dua Senat pada Rabu malam mencerminkan adanya keretakan koordinasi antarlembaga keamanan negara, yakni NBI dan Kepolisian Filipina, dalam mengeksekusi mandat hukum internasional. Status "At Large" yang disematkan kepada Dela Rosa menempatkan pemerintahan…
