13
Jan
GarudaGlobal.net — Program BINLAT Karakter Jati Diri Bangsa di Kediri menguji model pendidikan karakter berbasis integrasi metode rasa, neuro-pedagogi, dan pembelajaran berbasis pengalaman sebagai alternatif pendekatan konvensional. Pelatihan yang berlangsung di Situs Persada Soekarno Ndalem Pojok Kediri ini diselenggarakan oleh Yayasan Persada Soekarno. Ketua Harian yayasan tersebut, Kushartono, menyatakan BINLAT dirancang untuk menjawab keterbatasan pendidikan karakter yang selama ini dominan kognitif. “Nilai kebangsaan harus dirasakan agar menjadi kesadaran dan tindakan,” ujar Kushartono, Sabtu (11/1/2026). Integrasi Rasa dan Neuro-Pedagogi BINLAT menjadikan metode rasa sebagai fondasi pembelajaran dengan merujuk pada kerangka Rasa, Cipta, dan Karsa. Pendekatan ini dipadukan dengan neuro-pedagogi yang memperhatikan…
