Kerusuhan Persipura: Risiko Finansial dan Ancaman Sanksi PSSI

Kerusuhan Persipura vs Adhyaksa FC

garudaglobal.net — Persipura Jayapura gagal promosi ke BRI Super League 2026/27 setelah kalah 0–1 dari Adhyaksa FC pada final play-off Championship di Stadion Lukas Enembe, Jumat 8 Mei 2026. Gol Adilson Silva di injury time babak pertama memastikan tiket terakhir bagi tim tamu.

Kekalahan ini memperpanjang penantian Persipura untuk kembali ke kasta utama. Klub yang pernah menjadi juara nasional empat kali kini harus menjalani kampanye kelima di kasta kedua.

Kerugian Material dan Risiko Finansial

Kerusuhan pecah usai peluit akhir wasit Asker Nadjafaliev. Ribuan suporter menyerbu lapangan, merusak fasilitas stadion, dan membakar kendaraan. Data resmi mencatat sedikitnya 20 mobil dan 7 sepeda motor terbakar, termasuk ambulans Brimob.

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan menegaskan pada 8 Mei 2026 bahwa “Massa di barat sama timur, terbagi 2. Ini terjadi pembakaran mobil-mobil penonton di depan stadion”.

Ancaman Sanksi PSSI

Komite Disiplin PSSI dipastikan menindaklanjuti insiden ini. Berdasarkan Kode Disiplin, klub terancam larangan pertandingan dengan penonton, denda ratusan juta rupiah, hingga penutupan stadion.

Baca Juga :  TNI-Polri Kerahkan 259 Personel Amankan Konflik Patani Barat

Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menambahkan pada 9 Mei 2026 bahwa “Kondisi keramaian dimanfaatkan oknum tertentu untuk melakukan provokasi sehingga memicu tindakan perusakan dan pembakaran”.

Kerusuhan ini bukan hanya mencoreng citra sepak bola Indonesia, tetapi juga menimbulkan risiko finansial besar bagi Persipura. Potensi denda dan larangan pertandingan dapat mengganggu arus kas klub serta merusak daya tarik sponsor.

Dampak Jangka Panjang

Selain kerugian material, insiden ini memperburuk reputasi Persipura di mata investor dan federasi. Klub harus menghadapi konsekuensi finansial sekaligus membangun kembali kepercayaan publik.

Kerusuhan di Stadion Lukas Enembe menjadi catatan serius bagi tata kelola olahraga nasional. Persipura bukan hanya gagal promosi, tetapi juga menghadapi ancaman sanksi berat yang dapat memengaruhi keberlanjutan bisnis klub. ***

By Ikhsan