Prabowo Perkuat Kendali SDA Strategis: Indonesia Kirim Sinyal Tegas ke Pasar Global Mineral

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat di Hambalang, Minggu (23/11/2025). - Instagram Sekkab

GarudaGlobal.net — Dunia memantau langkah Indonesia. Rapat terbatas Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Minggu (23/11/2025), menandai penegasan ulang posisi Indonesia sebagai negara pemilik cadangan mineral strategis terbesar di kawasan.

Evaluasi Satgas Penertiban Kawasan Hutan dan penertiban tambang digarisbawahi, terutama karena aktivitas ilegal dapat memengaruhi reliabilitas Indonesia sebagai pemasok nikel dan timah bagi rantai pasokan global.

Pernyataan Prabowo mengenai Pasal 33 UUD 1945 menjadi pesan politik luar negeri: negara memastikan kendali penuh atas SDA di tengah kompetisi mineral global. Investor dan negara mitra mencermati arah kebijakan ini.

Pengerahan 26.998 prajurit ke Morowali—pusat industri nikel yang memasok pasar kendaraan listrik dunia—dan 41.397 prajurit ke Bangka Belitung—sumber timah global—menunjukkan Indonesia tidak ingin melemah dalam pengamanan rantai pasokan strategis.

Langkah ini menguatkan citra Indonesia sebagai negara yang semakin asertif dalam geopolitik mineral. (*)

Baca Juga :  Investigasi Teror Air Keras: Presiden Desak Polri Ungkap Aktor Intelektual
By Hari